<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754</id><updated>2012-01-09T18:30:53.359+07:00</updated><category term='Poetry'/><category term='lucu'/><category term='Life'/><category term='Kesehatan'/><category term='Personality Building'/><category term='Coretan'/><category term='Renungan'/><category term='Keluarga'/><category term='Love'/><title type='text'>Duniaku, Duniamu, Dunia Kita</title><subtitle type='html'>Tulisan yang anda lihat dibawah ini memang tidak dilindungi oleh hak cipta dan bisa dikopi sembarangan, mengkopi tulisan ini memang tidak dilarang
terinspirasi juga tidak dilarang
tapi mencontek dan mengklaim sebagai ciptaan anda meski tidak ada hukuman didunia tapi nanti diakhirat kelak akan ada hukumannya

(sok bgt yak kaya udah jadi penulis top ajah)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-8903157199172597987</id><published>2009-03-17T14:54:00.002+07:00</published><updated>2009-03-17T16:10:45.477+07:00</updated><title type='text'>Hai saya nge-Blog lagi</title><content type='html'>Wah ternyata lama juga setelah blog terakhir saya. saya tahu memang saya sudah lama tidak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nge-&lt;/span&gt;BLOG, tapi saya tidak mengira kalau lamanya selama ini. Ini berarti mengingkari keinginan saya untuk mempost minimal 4 kali sebulan. mulai dari bulan november berarti sudah saya sudah utang 16 posting. Maaf (meskipun sebenarnya juga percuma saya minta maaf, toh saya yakin yang buka blog ini cuma saya seorang hue he he he) bukannya dah ogah ngeblog lagi tetapi dari nov-maret banyak sekali peristwa-peristiwa historis (setidaknya dalam hidup saya yang saya alami). Mudah2an kalau waktunya cukup saya akan menuliskannya satu per satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MULAI.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;November&lt;br /&gt;Kalau tidak salah saya gak ngeblog lagi di bulan ini karena saya sudah ga bawa laptop lagi dan dikampus wi-fi-nya sering error. Gila emang fakultas ekonomi yang sebaiknya saya tidak sebut disini, di seluruh FE mahasiswanya konon 7000an orang. klo dihitung yang s1 ajah, satu angkatan ak 400an, man 400an, ie 200an (saya juga ga tau 200an apa 400an juga) plus ek syariah yang saya ga tau jumlahnya. anggap aja 1000 orang, kaliin 4 angkatan berarti 4000 orang. dari jumlah segitu se S1 masa jaringan wi-fi buat mahasiswanya cuman satu (yah benar SATU tink tink). bayangin ajah gimana crowdednya. okeh ga ampe 4000 orang yang punya laptop. tapi anggap ajah ada 50an orang yang ON-LIne, biyuh biyuh.... langsung luemot pake banget. Hal yang membuat bt adalah, bahwa....... jaringan wi-fi untuk dosen LEBIH BANYAK....&lt;br /&gt;Padahal kan jumlah dosennya lebih sedikit. Arrrrrrggggghhhhhhh.........&lt;br /&gt;Mengenai hal ini saya akan memberikan study comparasinya, tapi ditahan dulu yak..! Cuz yang punya laptop udah dateng en mo di pake kerja tugas dadagh...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-8903157199172597987?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/8903157199172597987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=8903157199172597987&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8903157199172597987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8903157199172597987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2009/03/hai-saya-nge-blog-lagi.html' title='Hai saya nge-Blog lagi'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-5858271228672624243</id><published>2008-11-03T11:02:00.000+07:00</published><updated>2008-11-03T11:03:32.879+07:00</updated><title type='text'>[ Kisah Nyata ] Pengalaman Pramugari China Airline</title><content type='html'>&lt;p&gt;Saya adalah seorang pramugari biasa dari China Airline, karena bergabung dengan perusahaan penerbangan hanya beberapa tahun dan tidak mempunyai pengalaman yang mengesankan, setiap hari hanya melayanipenumpang dan melakukan pekerjaan yang monoton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tanggal 7 Juni yang lalu saya menjumpai suatu pengalaman yang membuat perubahan pandangan saya terhadap pekerjaan maupun hidup saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari ini jadwal perjalanan kami adalah dari Shanghai menuju Peking ,penumpang sangat penuh pada hari ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-190"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diantara penumpang saya melihat seorang kakek dari desa, merangkulsebuah karung tua dan terlihat jelas sekali gaya desanya, pada saatitu saya yang berdiri dipintu pesawat menyambut penumpang kesanpertama dari pikiran saya ialah zaman sekarang sungguh sudah majuseorang dari desa sudah mempunyai uang untuk naik pesawat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika pesawat sudah terbang, kami mulai menyajikan minuman, ketikamelewati baris ke 20, saya melihat kembali kakek tua tersebut, diaduduk dengan tegak dan kaku ditempat duduknya dengan memangku karungtua bagaikan patung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami menanyakannya mau minum apa, dengan terkejut dia melambaikantangan menolak, kami hendak membantunya meletakan karung tua diatasbagasi tempat duduk juga ditolak olehnya, lalu kami membiarkannyaduduk dengan tenang, menjelang pembagian makanan kami melihat diaduduk dengan tegang ditempat duduknya, kami menawarkan makanan jugaditolak olehnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya kepala pramugari dengan akrab bertanya kepadanya apakah diasakit, dengan suara kecil dia mejawab bahwa dia hendak ke toilettetapi dia takut apakah dipesawat boleh bergerak sembarangan, takutmerusak barang didalam pesawat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami menjelaskan kepadanya bahwa dia boleh bergerak sesuka hatinya danmenyuruh seorang pramugara mengantar dia ke toilet, pada saatmenyajikan minuman yang kedua kali, kami melihat dia melirik kepenumpang disebelahnya dan menelan ludah, dengan tidak menanyakannyakami meletakan segelas minuman teh dimeja dia, ternyata gerakan kamimengejutkannya, dengan terkejut dia mengatakan tidak usah, tidak usah,kami mengatakan engkau sudah haus minumlah, pada saat ini denganspontan dari sakunya dikeluarkan segenggam uang logam yang disodorkankepada kami, kami menjelaskan kepadanya minumannya gratis, dia tidakpercaya, katanya saat dia dalam perjalanan menuju bandara, merasa hausdan meminta air kepada penjual makanan dipinggir jalan dia tidakdiladeni malah diusir. Pada saat itu kami mengetahui demi menghematbiaya perjalanan dari desa dia berjalan kaki sampai mendekati bandarabaru naik mobil, karena uang yang dibawa sangat sedikit, hanya dapatmeminta minunam kepada penjual makanan dipinggir jalan itupunkebanyakan ditolak dan dianggap sebagai pengemis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah kami membujuk dia terakhir dia percaya dan duduk dengan tenangmeminum secangkir teh, kami menawarkan makanan tetapi ditolak olehnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menceritakan bahwa dia mempunyai dua orang putra yang sangat baik,putra sulung sudah bekerja di kota dan yang bungsu sedang kuliahditingkat tiga di Peking . anak sulung yang bekerja di kota menjemputkedua orang tuanya untuk tinggal bersama di kota tetapi kedua orangtua tersebut tidak biasa tinggal dikota akhirnya pindah kembali kedesa, sekali ini orang tua tersebut hendak menjenguk putra bungsunyadi Peking, anak sulungnya tidak tega orang tua tersebut naik mobilbegitu jauh, sehingga membeli tiket pesawat dan menawarkan menemanibapaknya bersama-sama ke Peking , tetapi ditolak olehnya karenadianggap terlalu boros dan tiket pesawat sangat mahal dia bersikerasdapat pergi sendiri akhirnya dengan terpaksa disetujui anaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan merangkul sekarung penuh ubi kering yang disukai anakbungsunya, ketika melewati pemeriksaan keamanan dibandara, dia disuruhmenitipkan karung tersebut ditempat bagasi tetapi dia bersikerasmembawa sendiri, katanya jika ditaruh ditempat bagasi ubi tersebutakan hancur dan anaknya tidak suka makan ubi yang sudah hancur,akhirnya kami membujuknya meletakan karung tersebut di atas bagasitempat duduk, akhirnya dia bersedia dengan hati-hati dia meletakankarung tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat dalam penerbangan kami terus menambah minuman untuknya, diaselalu membalas dengan ucapan terima kasih yang tulus, tetapi diatetap tidak mau makan, meskipun kami mengetahui sesungguhnya dia sudahsangat lapar, saat pesawat hendak mendarat dengan suara kecil diamenanyakan saya apakah ada kantongan kecil? dan meminta saya meletakanmakanannya di kantong tersebut. Dia mengatakan bahwa dia belum pernahmelihat makanan yang begitu enak, dia ingin membawa makanan tersebutuntuk anaknya, kami semua sangat kaget.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut kami yang setiap hari melihat makanan yang begitu biasa dimataseorang desa menjadi begitu berharga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan menahan lapar disisihkan makanan tersebut demi anaknya, denganterharu kami mengumpulkan makanan yang masih tersisa yang belum kamibagikan kepada penumpang ditaruh didalam suatu kantongan yang akankami berikan kepada kakek tersebut, tetapi diluar dugaan dia menolakpemberian kami, dia hanya menghendaki bagian dia yang belum dimakantidak menghendaki yang bukan miliknya sendiri, perbuatan yang tulustersebut benar-benar membuat saya terharu dan menjadi pelajaranberharga bagi saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebenarnya kami menganggap semua hal tersebut sudah berlalu, tetapisiapa menduga pada saat semua penumpang sudah turun dari pesawat, diayang terakhir berada di pesawat. Kami membantunya keluar dari pintupesawat, sebelum keluar dia melakukan sesuatu hal yang sangat tidakbisa saya lupakan seumur hidup saya, yaitu dia berlutut dan menyembahkami, mengucapkan terima kasih dengan bertubi-tubi, dia mengatakanbahwa kami semua adalah orang yang paling baik yang dijumpai, kami didesa hanya makan sehari sekali dan tidak pernah meminum air yangbegitu manis dan makanan yang begitu enak, hari ini kalian tidakmemandang hina terhadap saya dan meladeni saya dengan sangat baik,saya tidak tahu bagaimana mengucapkan terima kasih kepada kalian.Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian, dengan menyembah dan menangisdia mengucapkan perkataannya. Kami semua dengan terharu memapahnya danmenyuruh seseorang anggota yang bekerja dilapangan membantunya keluardari lapangan terbang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama 5 tahun bekerja sebagai pramugari, beragam-ragam penumpangsudah saya jumpai, yang banyak tingkah, yang cerewet dan lain-lain,tetapi belum pernah menjumpai orang yang menyembah kami, kami hanyamenjalankan tugas kami dengan rutin dan tidak ada keistimewaan yangkami berikan, hanya menyajikan minuman dan makanan, tetapi kakek tuayang berumur 70 tahun tersebut sampai menyembah kami mengucapkanterima kasih, sambil merangkul karung tua yang berisi ubi kering danmenahan lapar menyisihkan makanannya untuk anak tercinta, dan tidakbersedia menerima makanan yang bukan bagiannya, perbuatan tersebutmembuat saya sangat terharu dan menjadi pengalaman yang sangatberharga buat saya dimasa datang yaitu jangan memandang orang daripenampilan luar tetapi harus tetap menghargai setiap orang danmensyukuri apa yang kita dapat.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-5858271228672624243?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.yauhui.net/kisah-nyata-pengalaman-pramugari-china-airline/' title='[ Kisah Nyata ] Pengalaman Pramugari China Airline'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/5858271228672624243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=5858271228672624243&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/5858271228672624243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/5858271228672624243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/11/kisah-nyata-pengalaman-pramugari-china.html' title='[ Kisah Nyata ] Pengalaman Pramugari China Airline'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-6275987340209635806</id><published>2008-11-03T10:13:00.000+07:00</published><updated>2008-11-03T10:14:28.007+07:00</updated><title type='text'>Anjing dan Anak Laki-laki yang Cacat..</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menarik bagi anak-anak kecil, “dijual anak anjing”. Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya “Berapa harga anak anjing yang anda jual itu?”Pemilik toko itu menjawab, “Harganya berkisar antara 30 - 50 Dollar.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping uang, “Aku hanya mempunyai 2,37 Dollar, bisakah aku melihat-lihat anak anjing yang anda jual itu?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-435"&gt;&lt;/span&gt;Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya. Tak lama dari kandang anjing munculah anjingnya yang bernama Lady yang diikuti oleh lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian di sepanjang lorong toko. Tetapi, ada satu anak anjing yang tampak berlari tertinggal paling belakang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling terbelakang dan tampak cacat itu. Tanyanya, “Kenapa dengan anak anjing itu?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemilik toko menjelaskan bahwa ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, “Aku beli anak anjing yang cacat itu.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemilik toko itu menjawab, “Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat itu. Tapi jika kau ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu padamu.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, “Aku tak mau kau memberikan anak anjing itu cuma-cuma padaku. Meski cacat anak anjing itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana anak anjing yang&lt;br /&gt;lain. Aku akan bayar penuh harga anak anjing itu. Saat ini aku hanya mempunyai 2,35 Dollar. Tetapi setiap hari akan akan mengangsur 0,5 Dollar sampai lunas harga anak anjing itu.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi lelaki itu menolak, “Nak, kau jangan membeli anak anjing ini. Dia tidak bisa lari cepat. Dia tidak bisa melompat dan bermain sebagaiman anak anjing lainnya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak lelaki itu terdiam. Lalu ia melepas menarik ujung celana panjangnya. Dari balik celana itu tampaklah sepasang kaki yang cacat. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, &lt;strong&gt;“Tuan, aku pun tidak bisa berlari dengan cepat. Aku pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak lelaki lain. Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu membutuhkan seseorang yang mau mengerti penderitaannya.”&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini pemilik toko itu menggigit bibirnya. Air mata menetes dari sudut matanya. Ia tersenyum dan berkata, “Aku akan berdoa setiap hari agar anak-anak anjing ini mempunyai majikan sebaik engkau.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan mereka yang cacat pun mempunyai nilai yang sama dengan mereka yang normal?????&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahabat,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hanya orang yang pernah mengalami penderitaan yang bisa menolong dan menyelami penderitaan orang lain. pandanglah sekitar anda..mungkin mereka tidak seberuntung kita..dan mungkin anda belum pernah mengalami penderitaan&lt;br /&gt;sedahsyat mereka… hal tersebut yang kadang membuat mata hati kita tumpul.. atau sebaliknya.. ketika anda mengalami penderitaan.. justru hal tersebut membuat kita bisa memahami penderitaan orang lain..&lt;br /&gt;kesimpulannya adalah : &lt;strong&gt;JANGAN TUNGGU SAMPAI ANDA MENDERITA DULU BARU ANDA BISA MEMAHAMI ORANG LAIN !!!…&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selamat Berkarya…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Filipus Gudel&lt;br /&gt;Motivator&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-6275987340209635806?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.yauhui.net/anjing-dan-anak-laki-laki-yang-cacat/#more-435' title='Anjing dan Anak Laki-laki yang Cacat..'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/6275987340209635806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=6275987340209635806&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/6275987340209635806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/6275987340209635806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/11/anjing-dan-anak-laki-laki-yang-cacat.html' title='Anjing dan Anak Laki-laki yang Cacat..'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-7580297124883734255</id><published>2008-10-31T15:23:00.001+07:00</published><updated>2008-10-31T15:24:39.356+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>jangan menjadi gelas</title><content type='html'>-- Pada &lt;b&gt;Kam, 11/9/08, Lena Magdalena &lt;i&gt;&lt;lena.magdalena@&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; menulis:&lt;br /&gt;Dari: Lena Magdalena &lt;lena.magdalena@&gt;&lt;br /&gt;Tanggal: Kamis, 11 September, 2008, 12:28 PM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                      &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Nasihat yang bijaksana... semoga bermanfaat.. .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Regards&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Lena Magdalena&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;color:#800080;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Nice lesson.. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://bungakehidupan.wordpress.com/2007/12/16/jangan-jadi-gelas/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:blue;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;JANGAN JADI GELAS&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? sang Guru bertanya.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya, ? jawab sang murid muda.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Sang Guru terkekeh. ?Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.?&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,? kata Sang Guru. ?Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.?&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Bagaimana rasanya?? tanya Sang Guru.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Asin, dan perutku jadi mual,? jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Sekarang kau ikut aku.? Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. ?Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.?&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Sekarang, coba kau minum air danau itu,? kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, ?Bagaimana rasanya??&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Segar, segar sekali,? kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi??&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Tidak sama sekali,? kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Nak, kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt; Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah.?&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Si murid terdiam, mendengarkan.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Tapi Nak, rasa `asin dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya qalbu(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau.&lt;/i&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-7580297124883734255?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/7580297124883734255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=7580297124883734255&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7580297124883734255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7580297124883734255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/10/jangan-menjadi-gelas.html' title='jangan menjadi gelas'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-2731289569936249425</id><published>2008-10-28T10:20:00.003+07:00</published><updated>2008-10-28T10:21:01.048+07:00</updated><title type='text'>Sebelum Menikah Vs. Sesudah Menikah - humor :)</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color:#00007f;"&gt;&lt;span style="color:#00007f;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sebelum menikah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color:#00007f;"&gt;&lt;span style="color:#00007f;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;COWOK : Akhirnya, aku sudah menunggu saat ini tiba sejak lama&lt;br /&gt;Cewek      : Apakah kau rela kalau aku pergi?&lt;br /&gt;Cowok     : Tentu Tidak!!Jangan pernah kau berpikiran seperti itu&lt;br /&gt;Cewek     : Apakah Kau mencintaiku ??&lt;br /&gt;Cowok     : Tentu !! Selamanya akan tetap begitu&lt;br /&gt;Cewek      : Apakah kau pernah selingkuh??&lt;br /&gt;Cowok     : Tidak !! Aku tak akan pernah melakukan hal buruk itu&lt;br /&gt;Cewek     : Maukah kau menciumku ??&lt;br /&gt;Cowok     : Ya&lt;br /&gt;Cewek     : Sayangku…. … &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;Sesudah 5 tahun nikah….tinggal baca dari bawah ke a&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;tas ,,,,,,!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-2731289569936249425?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.yauhui.net/sebelum-menikah-vs-sesudah-menikah/' title='Sebelum Menikah Vs. Sesudah Menikah - humor :)'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/2731289569936249425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=2731289569936249425&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/2731289569936249425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/2731289569936249425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/10/sebelum-menikah-vs-sesudah-menikah.html' title='Sebelum Menikah Vs. Sesudah Menikah - humor :)'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-1415931257632449639</id><published>2008-10-28T10:16:00.000+07:00</published><updated>2008-10-28T10:17:03.305+07:00</updated><title type='text'>Sebuah Jendela dan seorang yang sakit</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dua orang pria, keduanya menderita sakit keras, sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskan duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya. Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di atas punggungnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam. Mereka membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, keterlibatan mereka di ketentaraan, dan tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama liburan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-317"&gt;&lt;/span&gt;Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela di perbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah, pria ke dua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indah semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Di luar jendela, tampak sebuah taman dengan kolam yang indah. Itik dan angsa berenag-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan detil, sedangkan pria yang lain berbaring memejamkan mata membayangkan semua keindahan pemandangan itu. Perasaanya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya bertambah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk didekat jendela menceritakan tentang parade akrnaval yang sedang melintas. Meski pria kedua tidak dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitulah seterusnyam, dari hari ke hari. Dan, satu minggu pun berlalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suatu pagi, perawat datang membawa sebaskom air hangat untuk mandi. Ia mendapati ternyata pria yang berbaring di dekat jendala itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawat lain untuk memindahkannya ke ruang jenazah. Kemudian pria yang kedua ini meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat itu menuruti kemauannya dengna senang hati dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika semuanya selesaim, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu. Betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahaan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG !!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu. Perawat itu menjawab bahwa sesungguhnya pria tadi adalah seorang yang buta bahkan tidak bisa melihat tembok sekalipun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Barangkali ia ingin memberimu semangat hidup” kata perawat itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Renungan :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita percaya, setiap kata selalu bermakna bagi setiap orang yang mendengarnya. Setiap kata, adalah layaknya pemicu, yang mampu menelisik sisi terdalam hati manusia, dan membuat kita melakukan sesuatu. Kata-kata, akan selalu memacu dan memicu kita untuk menggerakkan setiap anggota tubuh kita, dalam berpikir, dan bertindak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita percaya, dalam kata-kata, tersimpan kekuatan yang sangat kuat. Dan kita telah sama-sama melihatnya dalam cerita tadi. Kekuatan kata-kata, akan selalu hadir pada kita yang percaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita percaya, kata-kata yang santun, sopan, penuh dengan kontribusi positif dalam setiap langkah manusia. Ujaran-ujaran yang bersemangat, tutur kata yangmembangun selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita. Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain. Menyampaikan keburukan, sebanding dengan setengah kemuraman, namun, menyampaikan kebahagiaan akan melipatgandakan kebahagiaan itu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber: http://www.yauhui.net/sebuah-jendela-dan-seorang-yang-sakit/&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-1415931257632449639?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.yauhui.net/sebuah-jendela-dan-seorang-yang-sakit/' title='Sebuah Jendela dan seorang yang sakit'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/1415931257632449639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=1415931257632449639&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/1415931257632449639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/1415931257632449639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/10/sebuah-jendela-dan-seorang-yang-sakit.html' title='Sebuah Jendela dan seorang yang sakit'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-1090721994394798814</id><published>2008-10-28T09:57:00.001+07:00</published><updated>2008-10-28T10:12:34.140+07:00</updated><title type='text'>seorang anak yang berdoa tidak untuk menang</title><content type='html'>&lt;p&gt;Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Mark lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsingkan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Mark bangga dengan itu semua, sebab, mobil itu buatan tangannya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-318"&gt;&lt;/span&gt;Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Di setiap jalurl lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 “pembalap” kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah diantaranya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, sesaat kemudian, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam, dengan tangan yang bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, “Ya, aku siap!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dor. Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. “Ayo…ayo…cepat…cepat, maju…maju”, begitu teriak mereka. Ahha… sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan Mark lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Mark. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati “Terima kasih.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat pembagian piala tiba. Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu disehkan, ketua panitia bertanya. “Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan?”. Mark terdiam. “Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan” kata Mark.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia lalu melanjutkan, “Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolongmu mengalahkan orang lain. Aku , hanya bermohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah.” Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Renungan :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak-anak tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding kita semua. Mark, tidaklah bermohon pada Tuhan untuk menang dalam setiap ujian. Mark, tak memohon kepada Tuhan untuk meluluskan dan mengatur setiap hasil yang ingin diraihnya. Anak itu juga tak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya. Ia tak berdoa untuk menang, dan menyakiti yang lainnya. Namun, Mark, bermohon pada Tuhan, agar diberikan kekuatan saat menghadapi itu semua. Ia berdoa, agar diberikan kemuliaan, dan mau menyadari kekurangan dengan rasa bangga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mungkin, telah banyak waktu yang kita lakukan untuk berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Terlalu sering juga kita meminta Tuhan untuk menjadikan kita nomor satu, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang dalam setiap ujian. Terlalu sering kita berdoa pada Tuhan, untuk menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Padahal, bukanlah yang kita butuh adalah bimbingan-Nya, tuntunan- Nya, dan panduan-Nya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita sering terlalu lemah untuk percaya bahwa kita kuat. Kita sering lupa, dan kita sering merasa cengeng dengan kehidupan ini. Tak adakah semangat perjuangan yang mau kita lalui? Saya yakin, Tuhan memberikan kita ujian yang berat, bukan untuk membuat kita lemah, cengeng dan mudah menyerah. Sesungguhnya, Tuhan sedang menguji setiap hamba-Nya yang shaleh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;sumber : &lt;a href="http://alyas-arnhas.blogspot.com/"&gt;http://alyas-arnhas.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-1090721994394798814?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.yauhui.net/318/' title='seorang anak yang berdoa tidak untuk menang'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/1090721994394798814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=1090721994394798814&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/1090721994394798814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/1090721994394798814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/10/seorang-anak-yang-berdoa-tidak-untuk.html' title='seorang anak yang berdoa tidak untuk menang'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-7771543768832549344</id><published>2008-10-28T09:42:00.000+07:00</published><updated>2008-10-28T09:43:22.258+07:00</updated><title type='text'>semangkuk mie</title><content type='html'>Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya.Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. &lt;p&gt;Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata: “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ya, tetapi, aku tidak membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-308"&gt;&lt;/span&gt;“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silakan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ada apa nona?” tanya si pemilik kedai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tidak apa-apa” aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi ! Tetapi… ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi. Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang lalu berkata:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Nona, mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ana terhenyak mendengar hal tsb.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal , aku begitu berterima kasih. Tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ana segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg harus diucapkan kepada ibunya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya berwajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ana, kau sudah pulang. Cepat masuklah, Ibu telah menyiapkan makan malam. Makanlah dahulu sebelum kau tidur. Makanan akan dingin jika kau tidak memakannya sekarang”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada saat itu Ana tidak dapat menahan tangisnya. Ia pun menangis di pelukan ibunya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain di sekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kepada orang yang s angat dekat dengan kita, khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;sumber : &lt;a href="http://mylighter.multiply.com/tag/inspiration" target="_blank"&gt;http://mylighter.multiply.com/tag/inspiration&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-7771543768832549344?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://mylighter.multiply.com/tag/inspiration' title='semangkuk mie'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/7771543768832549344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=7771543768832549344&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7771543768832549344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7771543768832549344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/10/semangkuk-mie.html' title='semangkuk mie'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-2506559332202775448</id><published>2008-10-28T09:34:00.001+07:00</published><updated>2008-10-28T09:35:29.246+07:00</updated><title type='text'>pelajaran dari kupu</title><content type='html'>Seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi. Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap- sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya tak pernah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak pernah bisa terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang perjuangan adalah suatu yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan perjuangan, itu mungkin justru akan melumpuhkan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya yang dibutuhkan untuk menopang cita-cita dan harapan yang kita mintakan. Kita mungkin tidak akan pernah dapat “Terbang”. Sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengasih dan maha Penyayang. Kita memohon Kekuatan…Dan Tuhan memberi kita kesulitan-kesulitan untuk membuat kita tegar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memohon kebijakan…Dan Tuhan memberi kita Berbagai persoalan Hidup untuk diselesaikan agar kita bertambah bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memohon kemakmuran…Dan Tuhan memberi kita Otak dan Tenaga untuk dipergunakan sepenuhnya dalam mencapai kemakmuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memohon Keteguhan Hati…Dan Tuhan memberi Bencana dan Bahaya untuk diatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memohon Cinta…Dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk diselamatkan dan dicintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita Memohon kemurahan/kebaikan hati. Dan Tuhan memberi kita kesempatan-kesempatan yang silih berganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah cara Tuhan membimbing Kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah jika saya tidak memperoleh yang saya inginkan, berarti bahwa saya tidak mendapatkan segala yang saya butuhkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang Tuhan tidak memberikan yang kita minta, tapi dengan pasti Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita, kebanyakan kita tidak mengerti mengenal, bahkan tidak mau menerima rencana Tuhan, padahal justru itulah yang terbaik untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetaplah berjuang…berusaha…dan berserah diri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika itu yang terbaik maka pasti Tuhan akan memberikannya untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;didapat dari www.yauhui.net/kisah-seekor-kupu-kupu/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-2506559332202775448?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.yauhui.net/kisah-seekor-kupu-kupu/' title='pelajaran dari kupu'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/2506559332202775448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=2506559332202775448&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/2506559332202775448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/2506559332202775448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/10/pelajaran-dari-kupu.html' title='pelajaran dari kupu'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-8768794764955374178</id><published>2008-10-13T09:14:00.002+07:00</published><updated>2008-10-13T09:16:52.786+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>To be noticed</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;ONE.Give people more than they expect and do it cheerfully.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TWO.Marry a man/woman you love to talk to. As you get older, their conversational skills will be as important as any other.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THREE.Don't believe all you hear, spend all you have or sleep all you want.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FOUR. When you say, "I love you," mean it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FIVE.When you say, "I'm sorry," look the person in the eye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIX.Be engaged at least six months before you get married.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEVEN.Believe in &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1223524967_1" style="border-bottom: medium none; cursor: pointer;"&gt;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1223534797_0" style="border-bottom: medium none;"&gt;love at first sight&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EIGHT.Never laugh at  anyone's dream. People who don't have dreams don't have much.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NINE.Love deeply and passionately. You might get hurt but it's the only way to live life completely.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEN..In disagreements, fight fairly. No name calling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ELEVEN.Don't judge people by their relatives.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TWELVE.Talk slowly but think quickly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THIRTEEN.When someone asks you a question you don't want to answer, smile and ask, "Why do you want to know?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FOURTEEN.Remember that great love and great achievements involve great risk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FIFTEEN .Say "bless you" when you hear someone sneeze.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIXTEEN.When you lose, don't lose the lesson&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEVENTEEN.Remember the three R's:         &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Respect for self; Respect for others; and responsibility for all your actions.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EIGHTEEN.Don' t let a little dispute injure agreat friendship.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NINETEEN. When you realize you've made a mistake, take immediate  steps to correct it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TWENTY.Smile when picking up the phone. The caller will hear it in your voice.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TWENTY-ONE.Spend some time alone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat yang punya hak paten tulisan ini maaf tidak saya cantumkan, biz dah dicari2 ga nemu sapa yang buat tulisan he he he&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-8768794764955374178?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/8768794764955374178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=8768794764955374178&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8768794764955374178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8768794764955374178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/10/to-be-noticed.html' title='To be noticed'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-6952185590178061255</id><published>2008-10-12T12:13:00.002+07:00</published><updated>2008-10-12T12:15:34.148+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>7 Keajaiban Dunia Yang Tidak Terpikirkan</title><content type='html'>ini saya dapat waktu iseng2 jelajah web&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="itemtext" style="padding-top: 15px;"&gt;      &lt;p&gt;        Sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari “Tujuh&lt;br /&gt;Keajaiban Dunia.” Pada awal dari pelajaran, mereka diminta&lt;br /&gt;untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan “Tujuh&lt;br /&gt;Keajaiban Dunia” saat ini. Walaupun ada beberapa ketidak-&lt;br /&gt;sesuaian, sebagian besar daftar berisi;&lt;br /&gt;1) Piramida&lt;br /&gt;2) Taj Mahal&lt;br /&gt;3) Tembok Besar Cina&lt;br /&gt;4) Menara Pisa&lt;br /&gt;5) Kuil Angkor&lt;br /&gt;6) Menara Eiffel&lt;br /&gt;7) Kuil Parthenon&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-217"&gt;&lt;/span&gt;Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan&lt;br /&gt;seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum&lt;br /&gt;mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya&lt;br /&gt;kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.&lt;br /&gt;dey_ang (9:50:59 AM): Gadis pendiam itu menjawab, “Ya, sedikit.&lt;br /&gt;Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya.” Sang guru&lt;br /&gt;berkata, “Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan&lt;br /&gt;mungkin kami bisa membantu memilihnya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, “Saya pikir, “Tujuh&lt;br /&gt;Keajaiban Dunia” adalah,&lt;br /&gt;1) Bisa melihat,&lt;br /&gt;2) Bisa mendengar,&lt;br /&gt;3) Bisa menyentuh,&lt;br /&gt;4) Bisa menyayangi,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan,&lt;br /&gt;5) Bisa merasakan,&lt;br /&gt;6) Bisa tertawa,&lt;br /&gt;7) Dan, bisa mencintai&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ruang kelas tersebut sunyi seketika. Alangkah mudahnya bagi&lt;br /&gt;kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya&lt;br /&gt;“keajaiban”. Sementara kita lihat lagi semua yang telah Tuhan&lt;br /&gt;karuniakan untuk kita, kita menyebutnya sebagai “biasa”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga anda hari ini diingatkan tentang segala hal&lt;br /&gt;yang betul-betul ajaib dalam kehidupan anda.&lt;/p&gt;            &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-6952185590178061255?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.yauhui.net/7-keajaiban-dunia-yang-tidak-terpikirkan/' title='7 Keajaiban Dunia Yang Tidak Terpikirkan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/6952185590178061255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=6952185590178061255&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/6952185590178061255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/6952185590178061255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/10/7-keajaiban-dunia-yang-tidak.html' title='7 Keajaiban Dunia Yang Tidak Terpikirkan'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-7264509323559371395</id><published>2008-10-07T19:21:00.005+07:00</published><updated>2008-10-07T19:41:16.431+07:00</updated><title type='text'>karena hidup adalah pilihan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillan per 28 agustus 2008 saya dinyatakan lulus dari universitas airlangga surabaya. Meski kelulusan saya tidak fenomenal paling tidak nilainya tidak mengecewakan, setidaknya untuk target pribadi saya.&lt;br /&gt;Kelulusan ini berarti kebahagian dan kepedihan. Bahagia karena saya bersyukur diberi ridlo oleh Allah untuk menyandang gelar SE (sudah expired-wkwkwkwk). Kepedihan karena akhirnya saya menjadi bagian dari permasalahan yang dihadapi bangsa ini-pengangguran. Yah saya tidak lagi memiliki status yang membanggakan, saya bukan lagi seorang iron stock a.k.a mahasiswa, saya sekarang puing diantara reruntuhan. setidaknya untuk saat ini. saya berharap saya tidak terlalu lama berada di fase ini dan segera meenjadi agent perubahan yang senyata-nyatanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;karena hidup adalah pilihan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Judul tulisan ini memang saya buat sedemikian rupa, bukan saja karena kebimbangan yang saya rasakan tetapi juga karena pilihan didepan mata yang harus segera saya putuskan. Terlalu sibuk dalam mengerjakan skripsi rupanya telah membutakan mata saya akan pilihan yang harus saya ambil didepan. selama 12 bulan, hanya ada skripsi...skripsi...skrisi...Yang penting skripsi kelar dulu yang lain dipikir belakangan, begitu pikir saya. Rupanya saya sedikit (klo mo ngeles daripada di bilang banyak he he) keliru dengan pikiran yang saya buat. selulus dari S1 pilihan2 itu dengan cepat mengisi relung2 hati. duh mo kemana nih, yang lain udah pada dapet pilihan, kok aku belum ya. dalam istilah jawa sawang tinawang. melihat teman yang sudah ini itu membuat kita berpikir, WoW ranum sekali rumput disebelah rumah, rumah sebelah lebih besar, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah satu bulan berselang satu hal yang saya sadari, bahwa saya terlalu sempit dalam menentukan arah tujuan saya. Apakah saya tidak memiliki tujuan? tidak saya punya, dan saya akan berusaha kesana, hanya saja saya kurang memperhitungkan timing dengan tepat. Sebagai calon sarjana baru (fresh graduate) seharusnya kita memiliki banyak rencana cadangan dan banyak mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan masa depan yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin menjadi seorang akuntan publik kalau tidak ya kuliah lagi masuk profesi. nah disini letak kesalahan saya. kaca mata kuda yang saya kenakan mengakibatkan saya hanya fokus pada dua hal ini. Mending kalo fokusnya secara global, nah ini tidak, udah pilihan cuma dua, pilihannya spesifik pula. KAP "X" dan PPAk "Y".  keterbatasan informasi yang saya kumpulkan perlahan membunuh saya sendiri perlahan2. Saya tidak punya informasi lain, saya buntu, saya pening. Ketika KAP "X" tersebut belum melakukan perekrutan dalam waktu dekat, saya terpaksa menunggu, dan itu membuang waktu. PPAk juga belum akan dibuka dalam waktu dekat dan itu, sekali lagi, membuang waktu. sadar akan itu saya mencoba mengejar ketertinggalan, segala info coba saya kumpulkan. Tetapi kita semua tahu apa yang kita persiapkan dalam waktu mendesak hasilnya tidak akan sempurna. informasi yang saya terima kebanyakan basi, atau mepet waktu pengumpulannya. Akibatnya... Masukin lamaran banyak yang kepanggil sampai satu bula ini baru satu. hiks menyedihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk calon2 yang berikutnya, buat sebanyak mungkin pilihan dan kumpulkan informasi dari masing2 pilihan sebanyak2nya. karena hidap bukan hanya sekedar membuat pilihan, tetapi juga kemampuan kita untuk membuat pilihan yang tepay di waktu yang tepat. make a right decision in a right time (maaf klo inggrisnya belepota, grammer saya kacau wkwkwkwkwk)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam&lt;br /&gt;7 Oktober 2008&lt;br /&gt;19:41&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-7264509323559371395?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/7264509323559371395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=7264509323559371395&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7264509323559371395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7264509323559371395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/10/karena-hidup-adalah-pilihan.html' title='karena hidup adalah pilihan'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-2190305834512286447</id><published>2008-10-04T08:07:00.006+07:00</published><updated>2008-10-04T08:14:06.339+07:00</updated><title type='text'>Gift 4 My Best Friend</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 255);" align="left" lang="sv-SE"&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt; Hatiku tak kuasa menahan&lt;br /&gt;Tetapi luka itu belum juga tersembuhkan&lt;br /&gt;Meski sudah ingin melupakan&lt;br /&gt;Dan hari berganti bulan&lt;/span&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 255);" align="left" lang="sv-SE"&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 255);" align="left" lang="sv-SE"&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt; Keindahan masa lalu membuatku bimbang&lt;br /&gt;Tak sanggup melangkah pun mustahil tinggal&lt;br /&gt;Akankah aku temukan pengobat rindu mendalam&lt;br /&gt;Seorang yang sanggup menggantikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu, dua, tiga tahun berselang&lt;br /&gt;Akhirnya engkau datang wahai pembawa keindahan&lt;br /&gt;Seorang yang mampu menawarkan&lt;br /&gt;Segala perih dan gundah yang tertanam   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamamu kini ku dapatkan tenang&lt;br /&gt;Bukan dengan melupakan masa lalu, tetapi merelakan&lt;br /&gt;Masa depan itu, aku yakin akan datang&lt;br /&gt;Bersamamu kini kuharapkan hanya kan ada kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;       &lt;div style="text-align: right; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Backshow_unair&lt;br /&gt;Surabaya, 28 september 2008&lt;br /&gt;20:28&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 255);" align="right" lang="sv-SE"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-2190305834512286447?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/2190305834512286447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=2190305834512286447&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/2190305834512286447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/2190305834512286447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/10/gift-4-my-best-friendhatiku-tak-kuasa.html' title='Gift 4 My Best Friend'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-557824596924205868</id><published>2008-09-13T09:24:00.000+07:00</published><updated>2008-09-13T09:25:42.071+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Cancer Management, update from John Hopkins Hospital</title><content type='html'>&lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:130%;color:blue;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 14pt; color: blue; font-family: Tahoma;"&gt;UPDATE DARi RUMAH SAKiT JOHN HOPKiNS &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-style: italic; font-family: Tahoma;"&gt;SETELAH BERTAHUN-TAHUN MENGATAKAN PADA KHALAYAK BAHWA KEMOTERAPI ADALAH CARA SATU-SATUNYA UNTUK MENCOBA (KATA KUNCI:&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;MENCOBA) MENGHILANGKAN PENYAKIT KANKER, JOHN HOPKINS AKHIRNNYA MENGATAKAN: “ADA CARA ALTERNATIF.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;color:blue;"&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: Tahoma;"&gt;Update dari John Hopkins&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Century Gothic';" lang="NL"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Tiap orang mempunyai sel kanker. Sel kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel-sel ini berkembang  biak hingga berjuta jumlahnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Century Gothic';" lang="NL"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Pada saat dokter memberitahu pasien bahwa “tidak  ada sel kanker lagi” setelah menjalani pengobatan, itu artinya pemeriksaan yang dilakukan sudah tidak dapat mendeteksi sel-sel kanker karena sel-sel tersebut sudah berada di bawah ukuran/jumlah yang dapat terdeteksi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Century Gothic';" lang="NL"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Sel kanker tumbuh antara 6 sampai  lebih dari 10 kali dalam jangka waktu hidup manusia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Century Gothic';" lang="NL"&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Pada saat kekebalan tubuh seseorang tinggi, sel-sel kanker akan dihancurkan dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah  banyak dan membentuk tumor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Century Gothic';" lang="NL"&gt;5.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Pada saat seseorang menderita kanker ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan dan cara hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Century Gothic';" lang="NL"&gt;6.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dapat ditempuh dengan merubah diet (cara makan) dan menambahkan asupan suplemen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Century Gothic';" lang="NL"&gt;7.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Kemoterapi meracuni sel kanker yang  bertumbuh cepat, tapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel-sel sehat dalam tulang sumsum,&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;gastrointestinal tracts&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; (saluran pencernaan) dll, dan dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ lain, seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru dll.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Century Gothic';" lang="NL"&gt;8.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Sedangkan radiasi, bersamaan dengan  fungsinya yang menghancurkan sel kanker, juga menyebabkan luka bakar, meninggalkan bekas luka, dan merusak sel, tissues, dan organ yang sehat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Century Gothic';" lang="NL"&gt;9.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Perawatan dini dengan kemoterapi dan  radiasi dapat mengurangi ukuran tumor. Namun penerapan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan tidak akan menghasilkan pengurangan tumor lebih  lanjut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Century Gothic';" lang="NL"&gt;10.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Pada saat tubuh menanggung beban racun  yang berlebihan dari kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan terancam atau hancur, karena itulah seseorang akan mengalami berbagai macam infeksi dan komplikasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Century Gothic';" lang="NL"&gt;11.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Kemoterapi dan radiasi dapat menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit untuk dihancurkan. Operasi juga dapat menyebabkan sel kanker menyebar ke tempat-tempat lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Century Gothic';" lang="NL"&gt;12.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Cara efektif untuk melawan kanker  adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan yg dibutuhkan sel untuk dapat berkembang biak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;SEL KANKER MEMAKAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Courier New';" lang="NL"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;      &lt;em&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:180%;color:#c00000;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 16pt; color: rgb(192, 0, 0); font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Gula&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:180%;color:#c00000;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; color: rgb(192, 0, 0); font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Dengan meniadakan gula dalam asupan makanan itu berarti menghilangkan makanan utama sel kanker. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dari Aspartame, dan ini berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu madu Manuka atau molasses, tapi dalam jumlah yang sedikit. Garam meja mengandung bahan kimia tambahan untuk menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg's aminos atau garam laut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Courier New';" lang="NL"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:180%;color:#c00000;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 16pt; color: rgb(192, 0, 0); font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Susu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;menyebabkan tubuh menghasilkan mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga makanan sel kanker. Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu  kedelai (tanpa gula) sel-sel kanker akan kelaparan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Courier New';" lang="NL"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Sel-sel kanker berkembang dengan baik di  lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:180%;color:#c00000;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 16pt; color: rgb(192, 0, 0); font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;daging&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;sangat tinggi kadar asamnya. Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan dan sedikit ayam daripada sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotic, hormon tambahan dan parasit-parasit untuk peternakan. Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita kanker.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Courier New';" lang="NL"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="NL"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Dietari yang 80% berbasis sayuran  segar dan sarinya (jus), &lt;i&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;whole  grain&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;, kacang2an dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh dalam situasi alkaline. 20% dari jumlah tersebut dapat diambil dari makanan yang dimasak termasuk kecambah. Sari sayuran segar mengandung enzim-enzim aktif/hidup yang dapat diserap dengan mudah dan dapat mencapai titik selular dalam waktu 15 menit  untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel-sel sehat. Guna memperoleh enzim-enzim aktif untuk membangun sel sehat, minumlah sari sayuran segar (hampir semua jenis sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3 kali sehari. Enzim2 ini hancur pada temperature 40 derajat Celcius.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Courier New';" lang="NL"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="NL"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Hindari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:180%;color:#c00000;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 16pt; color: rgb(192, 0, 0); font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;kopi, teh dan coklat,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;karena  mengandung kafein yang tinggi. &lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Teh hijau&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; lebih baik sebagai alternatifnya, dan mempunyai unsur-unsur yang memerangi kanker. Air, yang paling baik yaitu air yang sudah disaring (filtered) guna menghindari racun-racun dan kandungan logam dalam air keran. Hindari air yang sudah melewati proses distilasi karena mengandung  asam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Courier New';" lang="NL"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="NL"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Protein dari daging sulit untuk dicerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Kandungan daging yang  tidak tercerna dan tertinggal  di saluran pencernaan akhirnya akan membusuk  dan menambah timbunan racun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Courier New';" lang="NL"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="NL"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Dinding sel-sel kanker mempunyai selaput  protein yang kuat. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh  membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian  besar enzim dapat menyerang dinding protein pada sel-sel kanker dan selanjutnya memungkinkan bagi sel-sel tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Courier New';" lang="NL"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="NL"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Beberapa suplemen menaikan system  kekebalan tubuh &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;(IP6, Floressence, Essiac, &lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;anti-oxidants, vitamins&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, mineral,  EFAs dll) sehingga memungkinkan sel-sel tubuh sehat untuk menghancurkan sel-sel kanker. Suplemen lain seperti Vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau sel mati terprogram, yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang sel-sel yang rusak, yang tidak dikehendaki, atau tidak dibutuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Courier New';" lang="NL"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="NL"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Kanker adalah penyakit yang melibatkan  pikiran, tubuh dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita kanker untuk sembuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#c00000;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0); font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Kemarahan, sifat tidak dapat memaafkan, dan kegetiran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt; menjadikan tubuh berada dalam situasi yang tegang dan  berkadar asam tinggi. Belajarlah untuk berjiwa  lembut dan pemaaf. Belajarlah untuk bersantai dan menikmati hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Courier New';" lang="NL"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="NL"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Sel kanker tidak dapat berkembang  dalam lingkungan yang tinggi oksigen. &lt;span style="color:#c00000;"&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);"&gt;Berolahraga setiap hari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt; dan menghirup  nafas dalam-dalam dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular. Terapi oksigen  juga salah satu cara yang digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan menggunakan tempat  plastic di &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;microwave&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;1.      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Jangan memasukan botol air ke &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;freezer&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="NL"&gt;2.      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;Jangan menggunakan '&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;plastic wrap&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;' di &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;microwave&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;&lt;br /&gt;Rumah Sakit John Hopkins baru-baru ini memasukkan berita ini di &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;newsletters&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;-nya. Informasi ini juga diedarkan di Walter Reed Army Medical Center.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;&lt;br /&gt;Dioxin adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan cancer, terutama cancer payudara. Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi sel-sel di tubuh kita.   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan membekukan botol plastik dengan  air di dalamnya karena ini melepaskan kandungan dioxin yang terdapat dalam  plastik. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini Dr. Edward Fujimoto, Wellness Program Manager di Rumah Sakit Castle, hadir di satu program televisi  untuk menjelaskan bahaya kesehatan ini. Beliau menjelaskan sebaiknya tidak memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan tempat plastik, terlebih untuk makanan yang mengandung  lemak. Beliau juga mengatakan bahwa kombinasi lemak, panas tinggi dan plastic melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel-sel tubuh.  Beliau menghimbau untuk memanaskan makanan di microwave dengan Corning Ware, Pyrex atau keramik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;&lt;br /&gt;Produk kertas tidak begitu jelek namun kita tidak tahu apa yang ada di kertas tersebut. Lebih aman menggunakan produk-produk di atas. Dia mengingatkan kita bahwa beberapa waktu lalu restoran cepat saji beralih dari  produk foam ke kertas. Hal ini juga disebabkan karena masalah dioxin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NL"&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga mengungkapkan tentang  plastic wrap seperti saran, juga berbahaya untuk digunakan menutup makanan  yang akan dipanaskan dalam microwave. Panas yang tinggi dapat menyebabkan zat-zat beracun meleleh dan menetes ke dalam makanan. Lebih baik, tutuplah makanan dengan paper towel (tissue dapur). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-557824596924205868?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/557824596924205868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=557824596924205868&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/557824596924205868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/557824596924205868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/09/cancer-management-update-from-john.html' title='Cancer Management, update from John Hopkins Hospital'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-4289942992895702034</id><published>2008-08-03T10:06:00.001+07:00</published><updated>2008-08-03T10:10:24.200+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Hampir 90% wanita muda Indonesia perokok</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Posted by:&lt;br /&gt;“Elizabeth Swanti” &lt;a href="mailto:elizabeth.swanti@gmail.com"&gt;elizabeth.swanti@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wed Jul 2, 2008 12:42 am (PDT) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;strong&gt;Rabu, 02/07/2008&lt;/strong&gt;. &lt;strong&gt;Hampir 90% wanita muda Indonesia perokok&lt;/strong&gt; Riset terbaru mengungkapkan 88,78% dari 3.040 pelajar SMP putri hingga mahasiswi (13-25 tahun) Indonesia merokok. Mereka mengonsumsi 1-10 batang dalam hidup mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Bertepatan dengan Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang bertema Tobacco Free Youth tahun ini, Koalisi untuk Indonesia Sehat (KuIS) memublikasikan data terbaru riset perilaku remaja dan wanita di Jakarta dan Sumatra Barat (Sumbar).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Riset tersebut dilakukan KuIS, &lt;em&gt;The Tobacco Control Research Program of Southeast Asia Tobacco Alliance&lt;/em&gt; (SEATCA) dan Rockefeller Foundation. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Riset melibatkan 3.040 responden perempuan berusia 13-25 tahun.&lt;br /&gt;Sebanyak 50% responden tinggal di Jakarta dan sisanya tinggal di Kabupaten Pariaman dan Bukittinggi, Sumbar. Pengumpulan data dilakukan dari Oktober sampai Desember 2007.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Riset KuIS yang baru mencakup sebagian kecil wilayah Indonesia itu melaporkan sebanyak 7,18% dari remaja dan perempuan muda pernah merokok 11-100 batang. Bahkan 4,06% dari 3.040 remaja dan perempuan telah mengisap rokok lebih dari 100 batang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Kenapa mereka merokok? Riset mengungkapkan sebanyak 54,59% remaja dan perempuan merokok dengan tujuan mengurangi ketegangan dan stres. Lainnya beralasan untuk bersantai 29,36%, merokok sebagaimana dilakukan pria 12,84%, pertemanan 2,29%, dan agar diterima dalam kelompok 0,92%.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Sebagian besar remaja putri melihat iklan rokok di televisi 92,86% dan poster 70,63%. Sebanyak 70% remaja dan perempuan juga mengaku melihat promosi rokok pada acara pentas musik, olahraga, dan kegiatan sosial.  Sebanyak 10,22% wanita berusia 13-15 tahun dan 14,53% wanita berusia 16-15 tahun pernah ditawari sampel rokok gratis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Perlu diketahui bahwa pengaruh rokok terhadap sistem reproduksi wanita bukan tidak ada. Wanita perokok memiliki risiko menjadi infertil (mandul) dan kemungkinan menopause lebih awal, bahkan sering terjadi akibat merokok wanita hamil di luar kandungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Wanita perokok juga sangat dimungkinkan terserang kanker mulut rahim, pendarahan tekanan darah tinggi, dan berisiko mendapatkan bayi lahir cacat.  Risiko penyakit jantung pada wanita perokok lebih tinggi, terutama pada mereka yang menggunakan kontrasepsi oral.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt; orang tua sebenarnya turut memberikan andil dalam persoalan rokok ini.  Hasil Susenas 2001 menyebutkan, minimal satu orang dalam setiap keluarga Indonesia merokok. Jika dipersentasekan, 57% penduduk Indonesia merokok.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Terpapar asap tembakau&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Parahnya lagi, hampir seluruh perokok atau 91,8%, mereka juga merokok di rumah ketika seluruh anggota keluarganya berada di rumah. Jadi, diperkirakan 97 juta orang penduduk negeri ini secara rutin terpapar asap tembakau di rumah mereka, sebanyak 43 juta di antaranya adalah anak-anak. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Survei yang dilakukan Universitas Padjadjaran (1978) melaporkan usia pertama kali merokok pada anak kala itu adalah 12 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Sebelas tahun kemudian, penelitian Universitas Airlangga (1989) melaporkan fakta baru bahwa angka 12 itu telah bergerak ke angka delapan tahun.  Terbaru, penelitian yang dilakukan bersama antara Universitas Andalas, UGM, dan Universitas Padjajaran, usia anak pertama kali merokok telah menyentuh angka tujuh tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Sebuah survei yang digelar tahun lalu menyebutkan 37,3% pelajar dilaporkan biasa merokok. Tiga dari sepuluh pelajar menyatakan pertama kali merokok pada umur di bawah 10 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Secara umum konsumsi rokok di Indonesia dalam 30 tahun terakhir meningkat tajam, yaitu dari 33 miliar batang per tahun pada 1970 menjadi 230 miliar batang pada 2006. Prevalensi merokok di kalangan orang dewasa meningkat 26,9% pada 1995, menjadi 35% pada 2004.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Berdasarkan hasil survei BPS, jumlah perokok pemula (5-9 tahun) meningkat 400% yakni dari 0,8% (2001) menjadi 1,8% (2004) dari keseluruhan anak usia 5-9 tahun. Dalam periode yang sama, terjadi pula peningkatan jumlah perokok usia 10-14 tahun sebesar 21%, yakni dari 9,5% menjadi 11,5% dari jumlah anak dalam rentang usia tersebut. Peningkatan jumlah perokok juga terjadi pada kelompok usia 15-19 tahun, yakni dari 58,9% menjadi 63,9% dari jumlah anak dalam rentang usia itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Tingkat konsumsi rokok di Indonesia menempati urutan tertinggi kelima atau termasuk lima besar dunia. Propaganda dan iklan rokok dikemas sedemikian menarik. Secara global, industri tembakau seluruh dunia mengeluarkan lebih dari US$ 8 miliar setiap tahun untuk iklan dan pemberian sponsor sebagai ajang utama promosi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;“Remaja hari ini adalah calon pelanggan tetap hari esok,” demikian tulis sebuah produsen rokok internasional sebagaimana dikutip jurnal WHO.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Sebetulnya, Peraturan Pemerintah (PP) No. 19/2003 telah melarang pembagian produk contoh secara gratis. Namun fakta di lapangan, pembagian kupon diskon dan penjualan rokok batangan masih sering terjadi. Tentu ini memperbesar akses remaja dan anak terhadap rokok, apalagi hingga kini tak sedikit media cetak atau elektronik yang masih enggan mempromosikan pesan-pesan pengendalian tembakau karena khawatir akan kehilangan pendapatan dari iklan rokok.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Sulit ditangani&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Masalah rokok yang terkait dengan kesehatan di Indonesia memang sulit ditangani. Salah satu penyebabnya karena hingga kini Indonesia adalah negara di Asia Tenggara yang belum meratifikasi &lt;em&gt;Framework Convention on Tobacco Control&lt;/em&gt; (FCTC).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Selain itu, Indonesia belum memiliki peraturan perundang-undangan yang secara tegas mengatur upaya perlindungan anak di bawah 18 tahun dari bahaya rokok. Bahkan dalam PP No. 23/2002 tentang Pengamanan Rokok bagi Kesehatan, tidak ada satu pun pasal yang melarang penjualan rokok kepada anak di bawah usia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Meskipun pemerintah telah mengesahkan UU Perlindungan Anak No. 23/2002, sampai saat ini Indonesia belum mempunyai peraturan yang melarang anak-anak merokok. Pasal 59 UU Perlindungan Anak memang menegaskan kewajiban negara untuk melindungi anak-anak dari zat adiktif. Namun, dalam UU itu tidak ada peraturan rinci yang mengatur langkah-langkah perlindungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Tak hanya itu, RUU tentang Pengendalian Masalah Tembakau yang ditujukan untuk memberi perlindungan kepada kelompok rentan terutama generasi muda dari bahaya rokok pun hingga kini belum berhasil diundangkan, dengan gagalnya RUU tersebut masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2006 maupun 2007.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Karena itu, perlu ada desakan kepada pemerintah dan parlemen untuk segera memproses RUU tersebut agar ada perlindungan kepada kelompok rentan dari jeratan adiksi nikotin, yang pada gilirannya akan menyelamatkan masa depan anak-anak kita yang merupakan generasi penerus bangsa ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0cm 0cm 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Oleh : Siti Nuryati&lt;br /&gt;Mahasiswa Pasca Sarjana Fakultas Ekologi Manusia IPB&lt;br /&gt;sumber : &lt;a href="http://www.bisnis.com/"&gt;www.Bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-4289942992895702034?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://stopmerokok.com/' title='Hampir 90% wanita muda Indonesia perokok'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/4289942992895702034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=4289942992895702034&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/4289942992895702034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/4289942992895702034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/08/hampir-90-wanita-muda-indonesia-perokok.html' title='Hampir 90% wanita muda Indonesia perokok'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-8940972164627920617</id><published>2008-07-16T08:53:00.000+07:00</published><updated>2008-07-16T08:55:10.058+07:00</updated><title type='text'>Tak Perlu Mengkarbit Anak Sesuai Keinginan Kita</title><content type='html'>Inilah fenomena yang sedang terjadi. Inilah awal lahirnya era anak-anak karbitan! Lihatlah nanti.. ketika anak-anak karbitan itu menjadi dewasa, maka mereka menjadi orang dewasa yang kekanak-kanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Dewi Utama Faizah*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak yang digegas&lt;br /&gt;Menjadi cepat mekar&lt;br /&gt;Cepat matang&lt;br /&gt;Cepat layu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan bagi anak usia dini sekarang tengah marak-maraknya. Dimana mana orang tua merasakan pentingnya mendidik anak melalui lembaga persekolahan yang ada. Mereka pun berlomba untuk memberikan anak-anak mereka pelayanan pendidikan yang baik. Taman kanak-kanak pun berdiri dengan berbagai rupa, di kota hingga ke desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kursus-kursus kilat untuk anak-anak pun juga bertaburan di berbagai tempat. Tawaran berbagai macam bentuk pendidikan ini amat beragam. Mulai dari yang puluhan ribu hingga jutaan rupiah per bulannya. Dari kursus yang dapat membuat otak anak cerdas dan pintar berhitung, cakap berbagai bahasa, hingga fisik kuat dan sehat melalui kegiatan menari, main musik dan berenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia pendidikan saat ini betul-betul penuh dengan denyut kegairahan. Penuh tawaran yang menggiurkan yang terkadang menguras isi kantung orangtua..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Captive Market&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi diatas terlihat biasa saja bagi orang awam. Namun apabila kita amati lebih cermat, dan kita baca berbagai informasi di internet dan literatur yang ada tentang bagaimana pendidikan yang patut bagi anak usia dini, maka kita akan terkejut! Saat ini hampir sebagian besar penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak usia dini melakukan kesalahan. Di samping ketidakpatutan yang dilakukan oleh orang tua akibat ketidaktahuannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-Anak Yang Digegas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa indikator untuk melihat berbagai ketidakpatutan terhadap anak. Di antaranya yang paling menonjol adalah orientasi pada kemampuan intelektual secara dini. Akibatnya bermunculanlah anak-anak ajaib dengan kepintaran intelektual luar biasa. Mereka dicoba untuk menjalani akselerasi dalam pendidikannya dengan memperoleh pengayaan kecakapan-kecakapan akademik dl dalam dan di luar sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus yang pernah dimuat tentang kisah seorang anak pintar karbitan ini terjadi pada tahun 1930, seperti yang dimuat majalah New Yorker. Terjadi pada seorang anak yang bernama William James Sidis, putra seorang psikiater. Kecerdasan otaknya membuat anak itu segera masuk Harvard College walaupun usianya masih 11 tahun. Kecerdasannya di bidang matematika begitu mengesankan banyak orang. Prestasinya sebagai anak jenius menghiasi berbagai media masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apa yang terjadi kemudian? James Thurber seorang wartawan terkemuka pada suatu hari menemukan seorang pemulung mobil tua, yang tak lain adalah William James Sidis. Si anak ajaib yang begitu dibanggakan dan membuat orang banyak berdecak kagum pada beberapa waktu silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah lain tentang kehebatan kognitif yang diberdayakan juga terjadi pada seorang anak perempuan bernama Edith. Terjadi pada tahun 1952, dimana seorang ibu yang bernama Aaron Stern telah berhasil melakukan eksperimen menyiapkan lingkungan yang sangat menstimulasi perkembangan kognitif anaknya sejak si anak masih berupa janin. Baru saja bayi itu lahir ibunya telah memperdengarkan suara musik klasik di telinga sang bayi. Kemudian diajak berbicara dengan menggunakan bahasa orang dewasa. Setiap saat sang bayi dikenalkan kartu-kartu bergambar dan kosa kata baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya sungguh mencengangkan! Di usia 1 tahun Edith telah dapat berbicara dengan kalimat sempurna. Di usia 5 tahun Edith telah menyelesaikan membaca ensiklopedi Britannica. Usia 6 tahun ia membaca enam buah buku dan Koran New York Times setiap harinya. Usia 12 tahun dia masuk universitas. Ketika usianya menginjak 15 lahun la menjadi guru matematika di Michigan State University. Aaron Stem berhasil menjadikan Edith anak jenius karena terkait dengan kapasitas otak yang sangat tak berhingga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun khabar Edith selanjutnya juga tidak terdengar lagi ketika ia dewasa. Banyak kesuksesan yang diraih anak saat ia menjadi anak, tidak menjadi sesuatu yang bermakna dalam kehidupan anak ketika ia menjadi manusia dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan banyak kasus legendaris orang-orang terkenal yang berhasil mengguncang dunia dengan penemuannya. Di saat mereka kecil mereka hanyalah anak-anak biasa yang terkadang juga dilabeli sebagai murid yang dungu. Seperti halnya Einsten yang mengalami kesulitan belajar hingga kelas 3 SD. Dia dicap sebagai anak bebal yang suka melamun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama berpuluh-puluh tahun orang begitu yakin bahwa keberhasilan anak di masa depan sangat ditentukan oleh faktor kognitif. Otak memang memiliki kemampuan luar biasa yang tiada terhingga. Oleh karena itu banyak orangtua dan para pendidik tergoda untuk melakukan 'Early Childhood Training'. Era pemberdayaan otak mencapai masa keemasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orangtua dan pendidik berlomba-lomba menjadikan anak-anak mereka menjadi anak-anak yang super (Superkids). Kurikulum pun dikemas dengan muatan 90% bermuatan kognitif yang memfungsikan belahan otak kiri. Sementara fungsi belahan otak kanan hanya mendapat porsi 10% saja. Ketidakseimbangan dalam memfungsikan kedua belahan otak dalam proses pendidikan di sekolah sangat mencolok. Hal ini terjadi sekarang dimana-mana, termasuk di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Early Ripe, Early Rot...!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala ketidakpatutan dalam mendidik ini mulai terlihat pada tahun 1960 di Amerika. Saat orangtua dan para profesional merasakan pentingnya pendidikan bagi anak-anak semenjak usia dini. Orangtua merasa apabila mereka tidak segera mengajarkan anak-anak mereka berhitung, membaca dan menulis sejak dini maka mereka akan kehilangan 'peluang emas' bagi anak-anak mereka selanjutnya. Mereka memasukkan anak-anak mereka sesegera mungkin ke Taman Kanak-Kanak (Pra Sekolah). Taman Kanak-kanak pun dengan senang hati menerima anak-anak yang masih berusia di bawah usia 4 tahun. Kepada anak-anak ini gurunya mengajarkan membaca dan berhitung secara formal sebagai pemula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadinya kemajuan radikal dalam pendidikan usia dini di Amerika sudah dirasakan saat Rusia meluncurkan Sputnik pada tahun 1957. Mulailah 'Era Headstart' merancah dunia pendidikan. Para akademisi begitu optimis untuk mengajarkan membaca dan matematika kepada anak sebanyak dan sebisa mereka (tiada berhingga). Sementara mereka tidak tahu banyak tentang anak, apa yang mereka butuhkan dan inginkan sebagai anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak keoptimisan era Headstart diakhiri dengan pernyataan Jerome Bruner, seorang psikolog dari Harvard University yang menulis sebuah buku terkenal 'The Process of Education' pada tahun 1960. Ia mengatakan bahwa kompetensi anak untuk belajar sangat tidak terhingga. Inilah buku suci pendidikan yang mereformasi kurikulum pendidikan di Amerika. "We begin with the hypothesis that any subject can be taught effectively in some intellectually honest way to any child at any stage of development".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kalimat yang merupakan hipotesis Bruner yang di salahartikan oleh banyak pendidik, yang akhirnya menjadi bencana! Pendidikan dilaksanakan dengan cara memaksa otak kiri anak sehingga membuat mereka cepat matang dan.. cepat busuk. Early ripe, early rot!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak menjadi tertekan. Mulai dari tingkat pra sekolah hingga usia SD. Di rumah para orangtua kemudian juga melakukan hal yang sama, yaitu mengajarkan sedini mungkin anak-anak mereka membaca ketika Glenn Doman menuliskan kiat-kiat praktis membelajarkan bayi membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana berikutnya datang saat Arnold Gesell memaparkan konsep 'kesiapan-readiness' dalam ilmu psikologi perkembangan, temuan yang mendapat banyak decakan kagum. Ia berpendapat tentang 'biological limitations on learning'. Untuk itu ia menekankan perlunya dilakukan intervensi dini dan rangsangan inlelektual dini kepada anak agar mereka segera siap belajar apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekanan yang bertubi-tubi dalam memperoleh kecakapan akademik di sekolah membuat anak-anak menjadi cepat mekar. Anak-anak menjadi 'miniature orang dewasa'. Lihatlah sekarang, anak-anak itu juga bertingkah polah sebagaimana layaknya orang dewasa. Mereka berpakaian seperti orang dewasa, berlaku pun juga seperti orang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain media pun merangsang anak untuk cepat mekar terkait dengan musik, buku, film, televisi, dan internet. Lihatlah maraknya program teve yang belum pantas ditonton anak-anak yang ditayangkan di pagi atau pun sore hari. Media begitu merangsang keingintahuan anak tentang dunia seputar orang dewasa sebagai seksual promosi yang menyesatkan. Pendek kata media telah memekarkan bahasa, berpikir dan perilaku anak tumbuh kembang secara cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apakah kita tahu bagaimana tentang emosi dan perasaan anak? Apakah faktor emosi dan perasaan juga dapat digegas untuk dimekarkan seperti halnya kecerdasan? Perasaan dan emosi ternyata memiliki waktu dan ritmenya sendiri yang tidak dapat digegas atau dikarbit. Bisa saja anak terlihat berpenampilan sebagai layaknya orang dewasa, tetapi perasaan mereka tidak seperti orang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak memang terlihat tumbuh cepat di berbagai hal tetapi tidak di semua hal. Tumbuh mekarnya emosi sangat berbeda dengan tumbuh mekarnya kecerdasan (intelektual) anak. Oleh karena perkembangan emosi lebih rumit dan sukar, terkait dengan berbagai keadaan, cobalah perhatikan, khususnva saat perilaku anak menampilkan gaya 'kedewasaan', sementara perasaannya menangis berteriak sebagai 'anak'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti sebuah lagu popular yang pernah dinyanyikan suara emas seorang anak laki-laki 'Heintje' di era tahun 70-an...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'm Nobody'S Child&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'm nobody's child&lt;br /&gt;I'm nobody's child&lt;br /&gt;I'm nobody's child&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Just like a flower&lt;br /&gt;I'm growing wild&lt;br /&gt;No mommies kisses&lt;br /&gt;and no daddy's smile&lt;br /&gt;Nobody's touch me&lt;br /&gt;I'm nobody's child&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak berikutnya terjadi.. ketika anak memasuki usia remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat negatif lainnya dari anak-anak karbitan terlihat ketika ia memasuki usia remaja. Mereka tidak segan-segan mempertontonkan berbagai macam perilaku yang tidak patut. Patricia O' Brien menamakannya sebagai 'The Shrinking of Childhood'. "Lu belum tahu ya... bahwa gue telah melakukan segalanya", begitu pengakuan seorang remaja pria berusia 12 tahun kepada teman-temannya. "Gue tahu apa itu minuman keras, drug, dan seks," serunya bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai kasus yang terjadi pada anak-anak karbitan memperlihatkan bagaimana pengaruh tekanan dini pada anak akan menyebabkan berbagai gangguan kepribadian dan emosi pada anak. Oleh karena ketika semua menjadi cepat mekar.. kebutuhan emosi dan sosial anak jadi tak dipedulikan! Sementara anak sendiri membutuhkan waktu untuk tumbuh, untuk belajar dan untuk berkembang,.. sebuah proses dalam kehidupannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini terlihat kecenderungan keluarga muda lapisan menengah ke atas yang berkarier di luar rumah tidak memiliki waktu banyak dengan anak-anak mereka. Atau pun jika si ibu berkarier di dalam rumah, ia lebih mengandalkan tenaga 'baby sitter' sebagai pengasuh anak-anaknya. Colette Dowling menamakan ibu-ibu muda kelompok ini sebagai 'Cinderella Syndrome' yang senang window shopping, ikut arisan, ke salon memanjakan diri atau menonton telenovela atau buku romantis. Sebagai bentuk ilusi menghindari kehidupan nyata yang mereka jalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok ini akan sangat bangga jika anak-anak mereka bersekolah di lembaga pendidikan yang mahal, ikut berbagai kegiatan kurikuler, ikut berbagai les, dan mengikuti berbagai arena, seperti lomba penyanyi cilik, lomba model ini dan itu. Para orangtua ini juga sangat bangga jika anak-anak mereka superior di segala bidang, bukan hanya di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara orangtua yang sibuk juga mewakilkan diri mereka kepada baby sitter terhadap pengasuhan dan pendidikan anak-anak mereka. Tidak jarang para baby sitter ini mengikuti pendidikan parenting di lembaga pendidikan eksekutif sebagai wakil dari orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era Superkids&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecenderungan orangtua menjadikan anaknya 'Be Special' daripada 'Be Average' or 'Normal' semakin marak terlihat. Orangtua sangat ingin anak-anak mereka menjadi 'To Exel to be The Best'. Sebetulnya tidak ada yang salah. Namun ketika anak-anak mereka digegas untuk mulai mengikuti berbagai kepentingan orangtua untuk menyuruh anak mereka mengikuti beragam kegiatan, seperti kegiatan mental aritmatik, sempoa, renang, basket, balet, tari, piano,&lt;br /&gt;biola, melukis, dan banyak lagi lainnya.. maka lahirlah anak-anak super - 'Superkids'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era Superkids berorientasi kepada 'Competent Child'. Orangtua saling berkompetisi dalam mendidik anak karena mereka percaya 'Earlier is Better'. Semakin dini dan cepat dalam menginvestasikan beragam pengetahuan ke dalam diri anak mereka, maka itu akan semakin baik. Neil Posmant seorang sosiolog Amerika pada tahun 80-an meramalkan bahwa jika anak-anak tercabut dari masa kanak-kanaknya, maka lihatlah.. ketika anak-anak itu menjadi dewasa, maka ia akan menjadi orang dewasa yang kekanak-kanakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai Gaya Orangtua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ketidakpatutan dalam memperlakukan anak ini telah melahirkan berbagai gaya orangtua (Parenting Style) yang melakukan kesalahan - 'miseducation' terhadap pengasuhan pendidikan anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elkind (1989) mengelompokkan berbagai gaya orangtua dalam pengasuhan, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gourmet Parents - (Ortu Borju)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah kelompok pasangan muda yang sukses. Memiliki rumah bagus, mobil mewah, liburan ke tempat-tempat yang eksotis di dunia, dengan gaya hidup kebarat-baratan. Apabila menjadi orangtua maka mereka akan cenderung merawat anak-anaknya seperti halnya merawat karier dan harta mereka. Penuh dengan ambisi! Berbagai macam buku akan dibaca karena ingin tahu isu-isu mutakhir tentang cara mengasuh anak. Mereka sangat percaya bahwa tugas pengasuhan yang baik seperti halnya membangun karier, maka 'superkids' merupakan bukti dari kehebatan mereka sebagai orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua kelompok ini memakaikan anak-anaknva baju-baju mahal bermerek terkenal, memasukkannya ke dalam program-program eksklusif yang prestisius. Keluar masuk restoran mahal. Usia 3 tahun anak-anak mereka sudah diajak tamasya keliling dunia mendampingi orangtuanya. Jika suatu saat kita melihat sebuah sekolah yang halaman parkirnya dipenuhi oleh berbagai merek mobil terkenal, maka itulah sekolah dimana banyak kelompok orangtua 'gourmet' atau kelompok borju menyekolahkan anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;College Degree Parents - (Ortu Intelek)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok ini merupakan bentuk lain dari keluarga intelek yang menengah ke atas. Mereka sangat peduli dengan pendidikan anak-anaknya. Sering melibatkan diri dalam berbagai kegiatan di sekolah anaknya. Misalnya membantu membuat majalah dinding dan kegiatan ekstra kurikuler lainnya. Mereka percaya pendidikan yang baik merupakan pondasi dari kesuksesan hidup. Terkadang mereka juga tergiur menjadikan anak-anak mereka 'Superkids', apabila si anak memperlihatkan kemampuan akademik yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang mereka juga memasukkan anak-anaknya ke sekolah mahal yang prestisius sebagai bukti bahwa mereka mampu dan percaya bahwa pendidikan yang baik tentu juga harus dibayar dengan pantas. Kelebihan kelompok ini adalah sangat peduli dan kritis terhadap kurikulum yang dilaksanakan di sekolah anak anaknya. Dan dalam banyak hal mereka banyak membantu dan peduli dengan kondisi sekolah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gold Medal Parents - (Ortu Selebritis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok ini adalah kelompok orangtua yang menginginkan anak-anaknya menjadi kompetitor dalam berbagai gelanggang. Mereka sering mengikutkan anaknya ke berbagai kompetisi dan gelanggang. Ada gelanggang ilmu pengetahuan seperti Olimpiade Matematika dan Sains yang akhir-akhir ini lagi marak di Indonesia. Ada juga gelanggang seni seperti ikut menyanyi, kontes menari, terkadang kontes kecantikan. Berbagai cara akan mereka tempuh agar anak-anaknya dapat meraih kemenangan dan menjadi 'Seorang Bintang Sejati'. Sejak dini mereka mempersiapkan anak-anak mereka menjadi 'Sang Juara', mulai dari juara renang, menyanyi dan melukis hingga none abang cilik kelika anak-anak mereka masih berusia TK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ilustrasi dalam sebuah arena lomba ratu cilik di Padang. Puluhan anak-anak TK baik laki-laki maupun perempuan tengah menunggu dimulainya lomba pakaian adat. Ruangan yang sesak, penuh asap rokok dan acara yang molor menunggu datangnya tokoh anak dari Jakarta. Anak-anak mulai resah, berkeringat, mata memerah karena keringat melelehi mascara mata kecil mereka. Para orangtua masih bersemangat, membujuk anak-anaknya bersabar. Mengharapkan acara segera dimulai dan anaknya akan keluar sebagai pemenang. Sementara pihak penyelenggara mengusir panas dengan berkipas kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kasus yang mengenaskan menimpa diri anak akibat perilaku ambisi kelompok 'gold medal parents' ini. Sebagai contoh pada tahun 70-an seorang gadis kecil pesenam usia TK mengalami kelainan tulang akibat ambisi ayahnya yang guru olahraga. Atau kasus 'bintang cilik' Yoan Tanamal yang mengalami tekanan hidup dari dunia glamour masa kanak-kanaknya. Kemudian menjadikannya pengguna dan pengedar narkoba hingga menjadi penghuni penjara. Atau bintang cilik dunia Heintje yang setelah dewasa hanya menjadi pasien dokter jiwa. Gold medal parent menimbulkan banyak bencana pada anak-anak mereka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 26 Mei lalu kita saksikan di TV bagaimana bintang cilik 'Joshua' yang bintangnya mulai meredup dan mengkhawatirkan orangtuanya. Orangtua Joshua berambisi untuk kembali menjadikan anaknya seorang bintang dengan kembali menggelar konser tunggal. Sebagian dari kita tentu masih ingat bagaimana lucu dan pintarnya Joshua ketika berumur kurang 3 tahun. Dia muncul di TV sebagai anak ajaib karena dapat menghapal puluhan nama-nama kepala negara. Kemudian di usia balitanya dia menjadi penyanyi cilik terkenal. Kita kagum bagaimana seorang bapak yang tamatan SMU dan bekerja di salon dapat membentuk dan menjadikan anaknya seorang 'Superkid' - seorang penyanyi sekaligus seorang bintang film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do-it Yourself Parents&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan kelompok orangtua yang mengasuh anak-anaknya secara alami dan menyatu dengan semesta. Mereka sering menjadi pelayanan professional di bidang sosial dan kesehatan, sebagai pekerja sosial di sekolah, di tempat ibadah, di posyandu dan di perpustakaan. Kelompok ini menyekolahkan anak-anaknya di sekolah negeri yang tidak begitu mahal dan sesuai dengan keuangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu kelompok ini juga bermimpi untuk menjadikan anak-anaknya 'Superkids' - Earlier is Better". Dalam kehidupan sehari-hari anak-anak mereka diajak mencintai lingkungannya. Mereka juga mengajarkan merawat dan memelihara hewan atau tumbuhan yang mereka sukai. Kelompok ini merupakan kelompok penyayang binatang dan mencintai lingkungan hidup yang bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Outward Bound Parents - (Ortu Paranoid)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk orangtua kelompok ini mereka memprioritaskan pendidikan yang dapat memberi kenyamanan dan keselamatan kepada anak-anaknya. Tujuan mereka sederhana, agar anak-anak dapat bertahan di dunia yang penuh dengan permusuhan. Dunia di luar keluarga mereka dianggap penuh dengan marabahaya. Jika mereka menyekolahkan anak-anaknya maka mereka lebih memilih sekolah yang nyaman dan tidak melewati tempat-tempat tawuran yang berbahaya. Seperti halnya Do It Yourself Parents, kelompok ini secara tak disengaja juga terkadang terpengaruh dan menerima konsep 'Superkids'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengharapkan anak-anaknya menjadi anak-anak yang hebat agar dapat melindungi diri mereka dari berbagai macam marabahaya. Terkadang mereka melatih kecakapan melindungi diri dari bahaya, seperti memasukkan anak-anaknya 'Karate, Yudo, Pencak Silat' sejak dini. Ketidakpatutan pemikiran kelompok ini dalam mendidik anak-anaknya adalah bahwa mereka terlalu berlebihan melihat marabahaya di luar rumah tangga mereka, mudah panik dan ketakutan melihat situasi yang selalu mereka pikir akan membawa dampak buruk kepada anak. Akibatnya anak-anak mereka menjadi 'steril' dengan lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prodigy Parents - (Ortu Instant)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan kelompok orangtua yang sukses dalam karier namun tidak memiliki pendidikan yang cukup. Mereka cukup berada, namun tidak berpendidikan yang baik. Mereka memandang kesuksesan mereka di dunia bisnis merupakan bakat semata. Oleh karena itu mereka juga memandang sekolah dengan sebelah mata, hanya sebagai kekuatan yang akan menumpulkan kemampuan anak-anaknya. Tidak kalah mengejutkannya, mereka juga memandang anak-anaknya akan hebat dan sukses seperti mereka tanpa memikirkan pendidikan seperti apa yang cocok diberikan kepada anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu mereka sangat mudah terpengaruh kiat-kiat atau cara unik dalam mendidik anak tanpa bersekolah. Buku-buku instant dalam mendidik anak sangat mereka sukai. Misalnya buku tentang 'Kiat-Kiat Mengajarkan Bayi Membaca' karangan Glenn Doman atau 'Kiat-Kiat Mengajarkan Bayi Matematika' karangan Siegfried, 'Berikan Anakmu Pemikiran Cemerlang' karangan Therese Engelmann dan 'Kiat-Kiat Mengajarkan Anak Dapat Membaca Dalam Waktu 6 Hari' karangan Sidney Ledson.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Encounter Group Parents - (Ortu Ngerumpi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan kelompok orangtua yang memiliki dan menyenangi pergaulan. Mereka terkadang cukup berpendidikan, namun tidak cukup berada atau terkadang tidak memiliki pekerjaan tetap (luntang lantung). Terkadang mereka juga merupakan kelompok orangtua yang kurang bahagia dalam perkawinannya. Mereka menyukai dan sangat mementingkan nilai-nilai relationship dalam membina hubungan dengan orang lain. Sebagai akibatnya kelompok ini sering melakukan ketidakpatutan dalam mendidik anak-anak dengan berbagai perilaku 'Gang Ngerumpi' yang terkadang mengabaikan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok ini banyak membuang-buang waktu dalam kelompoknya sehingga mengabaikan fungsi mereka sebagai orangtua. Atau pun jika mereka memiliki aktivitas di kelompokya lebih berorientasi kepada kepentingan kelompok mereka. Kelompok ini sangat mudah terpengaruh dan latah untuk memilihkan pendidikan bagi anak-anaknya. Menjadikan anak-anak mereka sebagai 'Superkids' juga sangat diharapkan. Namun banyak dari anak-anak mereka biasanya kurang menampilkan minat dan prestasi yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Milk and Cookies Parents - (Ortu Ideal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok ini merupakan kelompok orangtua yang memiliki masa kanak-kanak yang bahagia, yang memiliki kehidupan masa kecil yang sehat dan manis. Mereka cenderung menjadi orangtua yang hangat dan menyayangi anak-anaknya dengan tulus. Mereka juga sangat peduli dan mengiringi tumbuh kembang anak-anak mereka dengan penuh dukungan. Kelompok ini tidak berpeluang menjadi orangtua yang melakukan 'miseducation' dalam merawat dan mengasuh anak-anaknva. Mereka memberikan lingkungan yang nyaman kepada anak-anaknya dengan penuh perhatian dan tumpahan cinta kasih yang tulus sebagai orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memenuhi rumah tangga mereka dengan buku-buku, lukisan dan musik yang disukai oleh anak-anaknya. Mereka berdiskusi di ruang makan, bersahabat dan menciptakan lingkungan yang menstimulasi anak-anak mereka untuk tumbuh mekar segala potensi dirinya. Anak-anak mereka pun meninggalkan masa kanak-kanak dengan penuh kenangan indah yang menyebabkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehangatan hidup berkeluarga menumbuhkan kekuatan rasa yang sehat pada anak untuk percaya diri dan antusias dalam kehidupan belajar. Kelompok ini merupakan kelompok orangtua yang menjalankan tugasnya dengan patut kepada anak-anak mereka. Mereka begitu yakin bahwa anak membutuhkan suatu proses dan waktu untuk dapat menemukan sendiri keistimewaan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain mereka percaya bahwa anak sendirilah yang akan menemukan sendiri kekuatan didirinya. Bagi mereka setiap anak adalah benar-benar seorang anak yang hebat dengan kekuatan potensi yang juga berbeda dan unik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu harus tahu bahwa tiada satu pun yang lebih tinggi,&lt;br /&gt;atau lebih kuat atau lebih baik,&lt;br /&gt;atau pun lebih berharga dalam kehidupan nanti daripada&lt;br /&gt;kenangan indah terutama kenangan manis di masa kanak-kanak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu mendengar banyak hal tentang pendidikan,&lt;br /&gt;namun beberapa hal yang indah,&lt;br /&gt;kenangan berharga yang tersimpan sejak kecil adalah&lt;br /&gt;mungkin itu pendidikan yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila seseorang menyimpan banyak kenangan indah di masa kecilnya,&lt;br /&gt;maka kelak seluruh kehidupannya akan terselamatkan.&lt;br /&gt;Bahkan apabila hanya ada satu saja kenangan indah yang tersimpan dalam hati kita,&lt;br /&gt;maka itulah kenangan yang akan memberikan satu hari untuk keselamatan kita"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Destoyevsky'S Brothers Karamozov -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perspektif Sekolah Yang Mengkarbit Anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecenderungan sekolah untuk melakukan pengkarbitan kepada anak didiknya juga terlihat jelas. Hal ini terjadi ketika sekolah berorientasi kepada produk daripada proses pembelajaran. Sekolah terlihat sebagai sebuah 'industri' dengan tawaran-tawaran menarik yang mengabaikan kebutuhan anak. Ada program akselerasi, ada program kelas unggulan, pekerjaan rumah yang menumpuk, tugas-tugas dalam bentuk karya lembaran kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian guru-guru yang sibuk sebagai 'operator kurikulum' dan tidak punya waktu mempersiapkan materi ajar karena rangkap tugas sebagai administrator sekolah sebagai guru kelas yang mengawasi dan mengajar terkadang lebih dari 40 anak, guru hanya dapat menjadi 'pengabar isi buku pelajaran' ketimbang menjalankan fungsi edukatif dalam menfasilitasi pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat-saat tertentu sekolah akan menggunakan 'mesin-mesin dalam menskor' capaian prestasi yang diperoleh anak setelah diberikan ujian berupa potongan-potongan mata pelajaran. Anak didik menjadi dimiskinkan dalam menjalani pendidikan di sekolah. Pikiran mereka diforsir untuk menghapalkan atau melakukan tugas-tugas yang tidak mereka butuhkan sebagai anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat apa yang mereka peroleh jika guru menyita anak membuat bagan organisasi sebuah birokrasi? Manfaat apa yang dirasakan anak jika mereka diminta membuat PR yang menuliskan susunan kabinet yang ada di pemerintahan? Manfaat apa yang dimiliki anak jika ia disuruh menghapal kalimat-kalimat yang ada di dalam buku pelajaran? Tumpulnya rasa dalam mencerna apa yang dipikirkan oleh otak dengan apa yang direfleksikan dalam sanubari dan perilaku-perilaku keseharian mereka sebagai anak menjadi semakin senjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak tahu banyak tentang pengetahuan yang dilatihkan melalui berbagai mata pelajaran yang ada dalam kurikulum persekolahan, namun mereka bingung mengimplementasikan dalam kehidupan nyata. Sepanjang hari mereka bersekolah di sekolah untuk sekolah - dengan tugas-tugas dan PR yang menumpuk.. - namun sekolah tidak mengerti bahwa anak sebenarnya butuh bersekolah untuk menyongsong kehidupannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah, mereka semua belajar dengan cara yang sama. Membangun 90% kognitif dengan 10% afektif. Paulo Freire mengatakan bahwa sekolah telah melakukan 'Pedagogy of the Oppressed' terhadap anak-anak didiknya. Dimana guru mengajar anak diajar, guru mengerti semuanya dan anak tidak tahu apa-apa, guru berpikir dan anak dipikirkan, guru berbicara dan anak mendengarkan, guru mendisiplin dan anak didisiplin, guru memilih dan mendesakkan pilihannya dan anak hanya mengikuti, guru bertindak dan anak hanya membayangkan bertindak lewat cerita guru, guru memilih isi program dan anak menjalaninya begitu saja, guru adalah subjek dan anak adalah objek dari proses pembelajaran (Freire, 1993).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model pembelajaran 'Banking System' ini dikritik habis-habisan sebagai masalah kemanusiaan terbesar. Belum lagi persaingan antar sekolah dan persaingan ranking wilayah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengkompetensi anak merupakan 'ketidakpatutan pendidikan'. "Anak adalah anugrah Tuhan.. sebagai hadiah kepada semesta alam, tetapi citra anak dibentuk oleh sentuhan tangan-tangan manusia dewasa yang bertanggungjawab.. "(Nature versus Nurture).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana? Karena ada dua pengertian kompetensi - 'kompetensi yang datang dari kebutuhan di luar diri anak (direkayasa oleh orang dewasa)' atau 'kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dari dalam diri anak sendiri'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh adalah konsep kompetensi yang dikemukakan oleh John Watson (psikolog) pada tahun 1920 yang mengatakan bahwa bayi dapat ditempa menjadi apapun sesuai kehendak kita - sebagai komponen sentral dari konsep kompetensi. Jika bayi-bayi mampu jadi pebelajar, maka mereka juga dapat dibentuk melalui pembelajaran dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata Watson yang sangat terkenal adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Give me a dozen healthy infants, well formed and my own special world to bring them up in, and I'll guarantee you to take any one at random and train him to become any type of specialist I might select - doctor, lawyer, artist, merchant chief and yes, even beggar and thief regardless of this talents, penchants, tendencies, vocations and race of his ancestors".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran Watson membuat banyak orang tua melahirkan 'intervensi dini' setelah mereka melakukan serangkaian tes inteligensi kepada anak-anaknya. Ada sebuah kasus kontroversi yang terjadi di Institut New Jersey pada tahun 1976. Dimana guru-guru melakukan serangkaian program tes untuk mengukur 'Kecakapan Dasar Minimum (Minimum Basic Skill)' dalam mata pelajaran membaca dan matematika. Hasil dari pelaksanaan program ini dilaporkan kolomnis pendidikan Fred Hechinger kepada New York Times sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The improvement in those areas were not the result of any magic program or any singular teaching strategy, they were.. simply proof that accountability is crucial and that, in the past five years, it has paid off in New Yersey".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga belajar dari biografi tiga orang tokoh legendaris dunia seperti Eleanor Roosevelt, Albert Einstein dan Thomas Edison, yang diillustrasikan sebagai anak-anak yang bodoh dan mengalami keterlambatan dalam akademik ketika mereka bersekolah di SD kelas rendah. Semestinya kita dapat menyimpulkan bahwa pendidikan dini sangat berbahaya jika dibuatkan kompetensi-kompetensi perolehan pengetahuan hanya secara kognitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu hingga hari ini sekolah belum mampu menjawab dan dapat menampilkan kompetensi emosi sosial anak dalam proses pembelajaran. Pendidikan anak seutuhnya yang terkait dengan berbagai aspek seperti emosi, sosial, kognitif pisik dan moral belum dapat dikemas dalam pembelajaran di sekolah secara terintegrasi. Sementara pendidikan sejati adalah pendidikan yang mampu melibatkan berbagai aspek yang dimiliki anak sebagai kompetensi yang beragam dan unik untuk dibelajarkan. Bukan anak dibelajarkan untuk dites dan diskor saja!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan sejati bukanlah paket-paket atau kemasan pembelajaran yang berkeping-keping, tetapi bagaimana secara spontan anak dapat terus menerus merawat minat dan keingintahuan untuk belajar. Anak mengenali tumbuh kembang yang terjadi secara berkelangsungan dalam kehidupannya. Perilaku keingintahuan -'curiosity' inilah yang banyak tercabut dalam sistem persekolahan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akademik bukanlah keutuhan dari sebuah pendidikan!&lt;br /&gt;"Empty Sacks will never stand upright" - George Eliot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan anak seutuhnya tentu saja bukan hanya mengasah kognitif melalui kecakapan akademik semata! Sebuah pendidikan yang utuh akan membangun secara bersamaan, pikiran, hati, fisik, dan jiwa yang dimiliki anak didiknya. Membelajarkan secara serempak pikiran, hati, fisik dan jiwa. Dan fisik anak akan menumbuhkan semangat belajar sepanjang hidup mereka. Di sinilah dibutuhkannya peranan guru sebagai pendidik akademik dan pendidik sanubari 'karakter'. Dimana mereka mendidik anak menjadi 'Good and Smart' - terang hati dan pikiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pendidikan yang baik akan melahirkan 'How Learn to Learn' pada anak didik mereka. Guru-guru yang bersemangat memberi keyakinan kepada anak didiknya bahwa mereka akan memperoleh kecakapan berpikir tinggi, dengan berpikir kritis dan cakap memecahkan masalah hidup yang mereka hadapi sebagai bagian dari proses mental. Pengetahuan yang terbina dengan baik yang melibatkan aspek kognitif dan emosi, akan melahirkan berbagai kreativitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leonardo da Vinci seorang pelukis besar telah menghabiskan waktunya berjam-jam untuk belajar anatomi tubuh manusia. Thomas Edison mengatakan bahwa, "Genius is 1% inspiration and 99% perspiration ". Semangat belajar - 'encourage' - tidak dapat muncul tiba-tiba di diri anak. Perlu proses yang melibatkan hati -kesukaan dan kecintaan - belajar. Sementara di sekolah banyak anak patah hati karena gurunya yang tidak mencintai mereka sebagai anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya misi sekolah lainnya yang paling fundamental adalah mengalirkan 'moral litermy' melalui pendidikan karakter. Kita harus ingat bahwa kecerdasan saja tidak cukup. Kecerdasan plus karakter inilah tujuan sejati sebuah pendidikan (Martin Luther King, Jr). Inilah keharmonisan dari pendidikan, bagaimana menyeimbangkan fungsi otak kiri dan kanan, antara kecerdasan hati dan pikiran, antara pengetahuan yang berguna dengan perbuatan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengembalikan pendidikan pada hakikatnya untuk menjadikan manusia yang terang hati dan terang pikiran - 'Good and Smart' - merupakan tugas kita bersama. Melakukan reformasi dalam pendidikan merupakan kerja keras yang mesti dilakukan secara serempak, antara sekolah dan masyarakat, khususnya antara guru dan orangtua. Pendidikan yang ada sekarang ini banyak yang tidak berorientasi kepada kebutuhan anak sehingga tidak dapat memekarkan segala potensi yang dimiliki anak. Atau pun jika ada yang terjadi adalah ketidakseimbangan yang cenderung memekarkan aspek kognitif dan mengabaikan faktor emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga orangtua. Mereka berkecenderungan melakukan training dini kepada anak. Mereka ingin anak-anak mereka menjadi 'Superkids'. Inilah fenomena yang sedang trend akhir-akhir ini. Inilah juga awal dari lahirnya era anak-anak karbitan! Lihatlah nanti.. ketika anak-anak karbitan itu menjadi dewasa, maka mereka akan menjadi orang dewasa yang kekanak-kanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup itu menciut&lt;br /&gt;Dan mengerdil&lt;br /&gt;Bagaikan selokan kecil&lt;br /&gt;Bila dilepas bebas&lt;br /&gt;Ia merah menggejolak&lt;br /&gt;Bagaikan dahsyatnva samudera luas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Destiny is not a matter of chance,&lt;br /&gt;it is a matter of choice;&lt;br /&gt;it is not a thing to be waited for,&lt;br /&gt;it is a thing to be achieved."&lt;br /&gt;(William Jennings Bryan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~~~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Dewi Utama Faizah, bekerja di Direktorat pendidikan TK dan SD Ditjen Dikdasmen, Depdiknas, Program Director untuk Institut Pengembangan Pendidikan Karakter divisi dari Indonesia Heritage Foundation.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-8940972164627920617?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://m.yusuf.web.id/v20/enerlife/index.php?act=detail&amp;p_id=520' title='Tak Perlu Mengkarbit Anak Sesuai Keinginan Kita'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/8940972164627920617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=8940972164627920617&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8940972164627920617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8940972164627920617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/07/tak-perlu-mengkarbit-anak-sesuai.html' title='Tak Perlu Mengkarbit Anak Sesuai Keinginan Kita'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-7226364520173483093</id><published>2008-07-15T08:30:00.001+07:00</published><updated>2008-07-15T08:33:02.283+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>7 Jangan setelah makan</title><content type='html'>7 Larangan setelah makan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan Merokok -&lt;br /&gt;Penelitian dari para ahli membuktikan bahwa&lt;br /&gt;merokok sebatang rokok setelah makan sama dengan&lt;br /&gt;merokok 10 rokok (kemungkinan terserang kanker lebih besar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan langsung makan buah-buahan -&lt;br /&gt;Langsung makan buah-buahan setelah makan akan&lt;br /&gt;menyebabkan perut dipenuhi dengan udara.&lt;br /&gt;Untuk itu makanlah buah-buahan 1-2 jam setelah makan&lt;br /&gt;atau 1 jam sebelum makan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan minum Teh -&lt;br /&gt;karena daun teh mengandung kandungan asam yang tinggi.&lt;br /&gt;kandungan ini akan menyebabkan kandungan protein pada&lt;br /&gt;makanan yang telah kita konsumsi sulit untuk dicerna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan mengendorkan ikat pinggangmu -&lt;br /&gt;Mengendorkan ikat pinggang setelah makan akan&lt;br /&gt;menyebabkan usus terbelit dan terblokir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jangan Mandi -&lt;br /&gt;Mandi akan menaikan aliran darah ke tangan, kaki dan badan&lt;br /&gt;yang menyebabkan jumlah darah sekitar perut akan terus berkurang.&lt;br /&gt;Hal ini akan melemahkan system pencernaan di dalam perut kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jangan Berjalan-jalan -&lt;br /&gt;Orang-orang sering mengatakan bahwa berjalan beberapa&lt;br /&gt;langkah setelah makan akan memperpanjang umur.&lt;br /&gt;Pada kenyataannya hal ini tidaklah benar.&lt;br /&gt;Berjalan akan menyebabkan system pencernaan tidak mampu&lt;br /&gt;menyerab nutrisi dari makanan yang telah kita makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jangan langsung tidur -&lt;br /&gt;Makanan yang kita makan tidak dapat dicerna secara baik.&lt;br /&gt;Hal ini akan menyebabkan usus mengalami kembung dan peradangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Yane Elizabeth Rohilobo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-7226364520173483093?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/7226364520173483093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=7226364520173483093&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7226364520173483093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7226364520173483093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/07/7-jangan-setelah-makan.html' title='7 Jangan setelah makan'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-7289256885222672193</id><published>2008-07-08T08:32:00.003+07:00</published><updated>2008-07-08T08:38:32.554+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lucu'/><title type='text'>Just Kiddin'</title><content type='html'>Alkisah di sebuah perusahaan besar di kawasan Keprabon, Tengah melakukan beberapa tes wawancara untuk " tidak" menerima calonkaryawan baru, tentu saja salah satu prasyaratnya adalah harus berbahasa EJD (Ejaan Jawa yg nDaksempurna) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Kowe nduwe omah opo ora.....?&lt;br /&gt;a : dereng....&lt;br /&gt;G : Wah kowe ora iso ketompo nang kene&lt;br /&gt;a : Lho kok ngaten...... ..?&lt;br /&gt;G : Mengko kowe mesthi ngajukne utang nang perusahaan.&lt;br /&gt;a : Ah.. mboten kok, Sak janipun tiyang sepuh kuloniku sampun sugih.&lt;br /&gt;G : Yo malah ora ketompo&lt;br /&gt;a : Lho kok ngaten.....?&lt;br /&gt;G : Mengko kowe kerjo mung nggo hiburan, nongkrang nongkrong ae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Kowe nduwe motor opo ora....?&lt;br /&gt;b : Mboten.&lt;br /&gt;G : Ora ketompo&lt;br /&gt;b : Lho kok mboten ketompo ?&lt;br /&gt;G : Mengko kowe mesthi njaluk bantuan kredit.&lt;br /&gt;b : Sak janipun gadhah, ning tasih ten kampung, gampil mangke kulo beto ngriki.&lt;br /&gt;G : Wah malah ra ketompo....&lt;br /&gt;b : lho kok ngoten&lt;br /&gt;G : Tempat parkire wis ra cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Kowé wis lulus sarjana tenan.....?&lt;br /&gt;c : sampun pak....&lt;br /&gt;G : Ora ketompo, kéné iki golék sing SMA aé, luwih manutan lan bén mbayaré murah&lt;br /&gt;c : Sak janipun kulo tasih badhe skripsi&lt;br /&gt;G : Malah ora ketompo.....&lt;br /&gt;c : Lho kados pundi to....?&lt;br /&gt;G : Mengko kow é kerjo mung ngetik skripsi, lék wis lulus mesti golék kerjo neng perusahaan liyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Kowé seneng guyon opo ora ?&lt;br /&gt;d : Mboten pak, kulo serius n ék nyambut gawé.&lt;br /&gt;G: Ra ketompo.....&lt;br /&gt;d : waa......kok ngoten?&lt;br /&gt;G : Engko konco koncomu lan anak buahmu podho stress.&lt;br /&gt;d : Sak jané nggih sekedhik sekedhik seneng guyon.&lt;br /&gt;G : Malah ora ketompo.&lt;br /&gt;d : Lho kok......&lt;br /&gt;G : Engko kowé mung email emailan sing lucu.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Kowé mau mréné numpak opo ?&lt;br /&gt;e : Nitih mobil&lt;br /&gt;G : Kowé ora ketompo&lt;br /&gt;e : Sebabipun ?&lt;br /&gt;G : Saiki BBM mundhak terus, mengko kowé njaluk mundhak bayar terus&lt;br /&gt;e : Wo, kulo wau namung mboncèng, kok&lt;br /&gt;G : Tambah ora ketompo&lt;br /&gt;e : Lho, lha kok ... ?&lt;br /&gt;G : Mengko mung gawéné mboncéng mobil kantor. Ngrusuhi !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Anakmu akèh opo sithik ?&lt;br /&gt;f : Kathah pak&lt;br /&gt;G : Kowé ora ketompo&lt;br /&gt;f : Sebabipun ?&lt;br /&gt;G : Nyambut gawemu ora jenjem, mung mikir gawe uanaaaaaak terus&lt;br /&gt;f : Lha wong namung anak adopsi, kok.&lt;br /&gt;G : Tambah ora ketompo&lt;br /&gt;f : Lho, lha kok ... ?&lt;br /&gt;G : Gawé anak baé aras2en, opo manèh nyambut gawé&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Kowé wis ngerti gawéyanmu durung ?&lt;br /&gt;h : Dèrèng&lt;br /&gt;G : Kowé ora ketompo&lt;br /&gt;h : Sebabipun ?&lt;br /&gt;G : Arep nyambut gaw é kok ora ngerti gaweyané ?&lt;br /&gt;h : Oo, nèk damelan niku mpun ngertos kok&lt;br /&gt;G : Tambah ora ketompo&lt;br /&gt;h : Lho, lha kok ... ?&lt;br /&gt;G : Kowé rak mung arep keminter, to ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Kowe ngerti kahanan kantor k éné durung&lt;br /&gt;k : Dèrèng&lt;br /&gt;G : Kowé ora ketompo&lt;br /&gt;k : Sebabipun ?&lt;br /&gt;G : Arep nyambut gaw é kok ora ngerti kantoré ?&lt;br /&gt;k : Wo, sekedhik2 mpun ngertos kok&lt;br /&gt;G : Tambah ora ketompo&lt;br /&gt;k : Lho, lha kok ... ?&lt;br /&gt;G : Kowé senengané ngudhal-udhal wewadi kantor, to ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Kowé kerep loro ?&lt;br /&gt;m : Mboten&lt;br /&gt;G : Kowé ora ketompo&lt;br /&gt;m : Sebabipun ?&lt;br /&gt;G : Mesthi kerep mbolos, wong arang2 gering&lt;br /&gt;m : Wah, sakjanipun nggih asring&lt;br /&gt;G : Tambah ora ketompo&lt;br /&gt;m : Lho, lha kok ... ?&lt;br /&gt;G : Kantor iki ora nompo karyawan pileren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Kowé biso main Internét ?&lt;br /&gt;n : mBoten&lt;br /&gt;G : Kowé ora ketompo&lt;br /&gt;n : Sebabipun ?&lt;br /&gt;G : Perusahaan ora nompo BI (Buta Internet)&lt;br /&gt;n : Wah, sakjanipun nggih saged&lt;br /&gt;G : Tambah ora ketompo&lt;br /&gt;n : Lho, lha kok ... ?&lt;br /&gt;G : Mesthi ora bakal nyambut gawé, kakèhan dolanan Internet, to? Ngenték-entekké pulsa !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Kowe waras opo ora?&lt;br /&gt;o : Lha, kulo nggih waras to Pak.&lt;br /&gt;G : Ra ketompo..... ..&lt;br /&gt;o : Kenging nopo .....?&lt;br /&gt;G : Mengko kowe mesthi ora krasan neng kene.&lt;br /&gt;o : Niku rumiyin Pak, sakmeniko sampun rodo edan.&lt;br /&gt;G : Malah ra ketompo..... .&lt;br /&gt;o : Pripun to niki....?&lt;br /&gt;G : Mengko aku duwe saingan..... ....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-7289256885222672193?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/7289256885222672193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=7289256885222672193&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7289256885222672193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7289256885222672193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/07/just-kiddin.html' title='Just Kiddin&apos;'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-7910160100850615926</id><published>2008-07-02T07:04:00.000+07:00</published><updated>2008-07-02T07:06:31.132+07:00</updated><title type='text'>Enam Penyebab Pria Berselingkuh</title><content type='html'>Ini ada 6 hal yang menyebabkan pria berselingkuh. Sesuatu yang kelihatan simpel bagi wanita, tapi bikin bete bagi pria. Kenapa wanita tidak mengerti hal ini ? Kalau tidak, selingkuh jadi jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus dan Rita adalah tipikal pasangan pacar orang Sunda di mana sang pria memiliki panggilan 'Aa' dengan wanitanya 'Neng'. Satu bulan pertama bagi Agus dan Rita adalah surga. Tiga bulan kemudian adalah saat panggilan bangun tidur bagi mereka. Dan mendekati 9 bulan pacaran, babak drama dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pacaran dengan Rita lebih sulit dari membangun sebuah aplikasi portal seperti Yahoo. Meski feature yang banyak dan hubungan dengan aplikasi lain cukup kompleks, namun semuanya sudah jelas terancang. Ada bagan, architecture flow dan ada SOP-nya. Bahkan setelah itu masih ada standar petunjuk untuk mengetesnya. Semuanya jelas meski harus memerlukan waktu dan tenaga yang banyak. Namun berpacaran dengan Rita, semua petunjuk datang dari wangsit dukun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Cemburu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rita menatap Agus dengan tajam. Kedua tangannya melipat defensif, menunjukkan sikap penuh permusuhan. Agus sedang mengonsumsi dosis harian menerima semprotan Rita. Satu isu kecil dapat berubah menjadi letusan gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa semalem Neng nelepon gak Aa' bales?"&lt;br /&gt;"Geulis (cantik).., soalnya Aa' semalem baru pulang jam 2."&lt;br /&gt;"Ngapain aja?" Mata Rita semakin tajam, membuat Agus merasa seperti imigran gelap yang sedang diinterogasi petugas imigrasi.&lt;br /&gt;"Aa'.. Aa' semalem kan siaran."&lt;br /&gt;"Kan sampe jam dua belas."&lt;br /&gt;"Abis itu, mengantarkan pulang Risa.. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan terbesar kebanyakan pria adalah kejujuran.&lt;br /&gt;"Enak amat yah jadi Risa. Dianter kamu pulang malem-malem. Padahal kan dia bukan pacar kamu.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matanya semakin hostile. Agus menggaruk-garuk kepalanya. Dia mulai mengerti maksud omongan Rita. Sudah saatnya wanita bersikap mandiri dan mampu pulang sendiri ke rumahnya di tengah malam melewati gang-gang penuh preman, maling pemerkosa. Belum lagi resiko dicabik-cabik anjing liar gila. Di tahap ini, pembantu Rita yang berprofesi ganda sebagai pengamat sinetron Indonesia secara transparan berpura-pura tidak menguping pertengkaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Daerah rumah dia kan Cikaso. Gak aman."&lt;br /&gt;"Suruh dia pindah rumah dong. Biar kamu gak perlu anter-anter," ujar Rita sambil mengabaikan beberapa faktor kecil seperti:&lt;br /&gt;a. Bahwa mencari rumah baru sulit&lt;br /&gt;b. Harga rumah mahal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Neng kenapa sih mesti cemburu?"&lt;br /&gt;"Cemburu? Neng gak cemburu. Siapa yang cemburu? Apakah Neng terdengar seperti orang yang cemburu? Menurut kamu ini cemburu? Menurut kamu Neng cemburuan? Nggak!" dengan desibel yang meningkat dari 8 kali level normal dengan dahi berkerut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dominasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah agenda keseharian Agus.&lt;br /&gt;Pagi - Antar Rita ke kampusnya.&lt;br /&gt;Siang - Mendatangi Rita di kampusnya, makan siang bersama.&lt;br /&gt;Sore - Menjemput Rita dari kampus.&lt;br /&gt;Malam - Menelpon Rita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus mulai jengah dengan aktivitas yang menuntut mobilisasi tinggi ini. Dia mengusulkan agar Rita juga pro-aktif untuk pergi ke kampus Agus sesekali dan mengurangi frekuensi pertemuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Neng, kalo kayak gini terus, Aa' bisa cacat permanen dan jatuh miskin."&lt;br /&gt;"Katanya sayang?"&lt;br /&gt;"Gak mesti tiap hari kan ketemuan?"&lt;br /&gt;"Kan kangen A'."&lt;br /&gt;"Kalo Neng kangen, ya Neng juga dong sekali-kali pergi ke kampus Aa'."&lt;br /&gt;"Nggak. Aa' aja yang ke kampus Neng."&lt;br /&gt;"Ntar Aa' kecapekan."&lt;br /&gt;"Kalo sebaliknya, Neng dong yang kecapekan."&lt;br /&gt;"AAAARRRGGGHHHHHHH"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sensitifitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Neng keliatan gendut gak sih Aa'?"&lt;br /&gt;"Nggak."&lt;br /&gt;"Liat dong ke Neng kalo bicara."&lt;br /&gt;"Oke."&lt;br /&gt;"Gendut ah."&lt;br /&gt;"Nggak kok sayang."&lt;br /&gt;"Gendut."&lt;br /&gt;"Ya mungkin sedikit perlu fitness kali ya?"&lt;br /&gt;"JADI MENURUT AA', NENG GENDUT? TEGA!"&lt;br /&gt;"Loh?"&lt;br /&gt;"Apa liat-liat?"&lt;br /&gt;"Tadi katanya disuruh liat."&lt;br /&gt;"Liatin saya gendut?"&lt;br /&gt;"Aa' minta obat tidur.. 4 butir.. please."&lt;br /&gt;"Buat?"&lt;br /&gt;"Bunuh diri."&lt;br /&gt;"Kenapa mau bunuh diri? Malu yah punya pacar gendut?"&lt;br /&gt;"ARRRGGGHHHHH!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Drama.. drama.. drama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Halo?"&lt;br /&gt;"Halo? Aa' ya?"&lt;br /&gt;"Iya sayang, Neng, Aa' gak bisa ke rumah malem ini gak apa-apa ya?"&lt;br /&gt;"Kenapa?"&lt;br /&gt;"Aa' mau pergi sama temen-temen. Bimo ulang tahun dan mau nraktir makan."&lt;br /&gt;"Nggak. Aa' ke sini sekarang juga."&lt;br /&gt;"Tapi Neng, semua anak-anak pada ikutan."&lt;br /&gt;"Jadi Aa' lebih seneng bergaul sama temen-temen Aa' daripada sama Neng?"&lt;br /&gt;"Bukan gitu, ketemu kamu kan udah tiap hari. Bimo ulang tahun kan cuman sekali setahun."&lt;br /&gt;"Bilang aja lebih sayang Bimo ketimbang sama Neng."&lt;br /&gt;"Nggak kok, kamuh gak nangkep nih esensinya."&lt;br /&gt;"Saya cuman sapi gila yang kamu gandeng kemana-mana.. ya, kan?"&lt;br /&gt;"Sapi sih nggak ya.."&lt;br /&gt;"Hu hu hu.. udah gak ada yang sayang lagi sama Neng di dunia ini.."&lt;br /&gt;"Ehm.. cup cup sayang.. duh, bageur.. .."&lt;br /&gt;"Neng mending mati aja sekalian.. giles aja Neng sekalian sama truk ayam, A'."&lt;br /&gt;"Aduh Neng, ini bukan masalah yang besar kok, cuman semalem aja."&lt;br /&gt;"Kalo bukan masalah yang besar berarti Aa' bisa ke sini, kan?"&lt;br /&gt;".. .."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Teman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya gak suka sama sahabat-sahabat kamu. Yang satu bau. Yang satu logat Sumateranya nyeremin dan yang paling Neng gak suka, yang paling deket sama kamu itu.. tukang maenin cewek!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Makna ganda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus mulai menyadari perkataan Doni di UNJAT dulu bahwa terkadang wanita bisa menjadi makhluk yang kompleks. Mereka berjalan-jalan di shopping mall. Minggu depan adalah ulang tahun Rita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ih, bagus yah sepatu ini," ujar Rita menatap sepasang sepatu.&lt;br /&gt;"Kamu mau Aa' beliin ini untuk ulang tahun kamu?"&lt;br /&gt;"Nggak lah nggak usah."&lt;br /&gt;".. ..Oke.. " Agus melanjutkan jalan-jalannya, meninggalkan Rita yang masih berdiri di depan etalase sepatu.&lt;br /&gt;"Kok segitu aja?"&lt;br /&gt;"??"&lt;br /&gt;"Paksa dong bujuk Neng supaya mau."&lt;br /&gt;"Kamu tadi baru bilang bahwa kamu nggak mau."&lt;br /&gt;"Iya, tapi bukan berarti saya gak mau, kan ?"&lt;br /&gt;"Jadi kalo kamu bilang gak mau, itu artinya kamu mau?"&lt;br /&gt;"Belum tentu juga."&lt;br /&gt;"Kalo kamu bilang mau, itu artinya kamu gak mau?"&lt;br /&gt;"Belum tentu juga."&lt;br /&gt;Garuk. Agus garuk-garuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~~~&lt;br /&gt;Cuplikan dari jomblo: sebuah komedi cinta by Adhitya Mulya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-7910160100850615926?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/7910160100850615926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=7910160100850615926&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7910160100850615926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7910160100850615926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/07/enam-penyebab-pria-berselingkuh.html' title='Enam Penyebab Pria Berselingkuh'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-8276290879193008370</id><published>2008-07-02T06:50:00.001+07:00</published><updated>2008-07-02T06:53:25.082+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lucu'/><title type='text'>11 Alasan Wanita Susah Cari Pria Yang Diidamkan</title><content type='html'>Kenapa perempuan sekarang terasa susah mendapatkan pria yang diidamkan ? Adakah yang salah dengan wanita, kalau dia masih melajang ? Jangan-jangan justru prianya yang menjadi penyebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pria yang baik, mukanya jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pria yang ganteng, kelakuannya jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pria yang ganteng dan baik ternyata gay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pria yang ganteng, baik, dan heterosex (tidak gay) sudah nikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pria yang tampangnya tidak terlalu ganteng tapi baik, biasanya miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pria yang tidak terlalu ganteng tapi baik dan kaya, berpikir wanita hanya tertarik pada uangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pria yang ganteng tapi miskin hanya mengincar uang perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Pria ganteng yang tidak terlalu baik terus heterosex (tidak gay), merasa wanita yang&lt;br /&gt;ada kurang cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Pria yang menganggap wanita yang ada cantik, terus heterosex (tidak gay), terus lumayan baik dan berduit, biasanya pengecut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Pria yang ganteng, lumayan baik dan berduit dan heterosex (tidak gay), ternyata terlalu pemalu dan tidak mau maju duluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Pria yang tidak mau maju duluan malah 'ilfil' sama wanita yang maju duluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sebenarnya pria itu maunya apa sih ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Men are like a fine wine.&lt;br /&gt;They all start out like grapes, and&lt;br /&gt;it's our job to stomp on them and keep them&lt;br /&gt;in the dark until they mature into something&lt;br /&gt;you'd like to have dinner with."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-8276290879193008370?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://m.yusuf.web.id/v20/enerlife/index.php?act=detail&amp;p_id=513' title='11 Alasan Wanita Susah Cari Pria Yang Diidamkan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/8276290879193008370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=8276290879193008370&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8276290879193008370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8276290879193008370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/07/11-alasan-wanita-susah-cari-pria-yang.html' title='11 Alasan Wanita Susah Cari Pria Yang Diidamkan'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-723924587451432755</id><published>2008-06-27T12:59:00.000+07:00</published><updated>2008-06-27T13:01:06.597+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personality Building'/><title type='text'>Ayo Menulis</title><content type='html'>&lt;i&gt; Ternyata menulis bukan hanya menyenangkan. Tapi juga menyehatkan lahir dan batin. Bahkan bisa jadi Anda dapat menangguk untung karenanya. Ini bukan sekedar lelucon. Penelitian telah membuktikannya. &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang yang memiliki kebiasaan menulis memiliki kondisi mental lebih sehat dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukannya."&lt;br /&gt;-- James Pennebaker, Ph.D., dan Janet Seagal, Ph.D., University of Texas, Austin, dalam Journal of Clinical Psychology.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayo Belajar!", begitulah perintah orang tua terhadap anaknya ketika sang anak ketahuan sedang asyik menonton televisi atau bermain game. Kalimat generik dari orang tua mana pun, bahkan hal serupa pernah kita alami ketika kita masih kanak-kanak. Namun, rasanya kita jarang mendengar atau bahkan tak pernah ada orang tua yang menyuruh anaknya untuk menulis? "Ayo menulis!", pernahkah Anda mendengarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul, menulis. Tak lazim memang perintah itu. Bagi anak-anak yang masih terbatas kemampuan menulisnya pasti akan mendelik. "BT ah" mungkin kalimat itu yang akan keluar dari mulutnya. Lagi pula, jangankan anak-anak, orang dewasa pun pasti akan kesulitan untuk diberi perintah seperti itu. Menulis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul, menulis. Sederet kalimat akan meluncur. Bila semua orang bisa menulis, tentu negeri ini akan penuh dengan karya sastra. Mungkin juga sastra tidak akan ada lagi, kalau semua orang bisa menulis, apalagi dengan kalimat yang indah dan berirama layaknya pujangga. Menulis memerlukan keterampilan tersendiri. Benarkah demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak juga sebenarnya. Pada dasarnya setiap orang dapat melakukan kegiatan tulis-menulis, bahkan secara menyenangkan. Tak ada keterampilan atau keahlian khusus dalam menulis. Anda mungkin mengenal nama Rachmania Arunita. Dia adalah perempuan muda pengarang novel remaja best seller, 'Eiffel, I'm in Love'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rachma mengaku pada awalnya tidak suka menulis. Tapi ketika guru bahasa Prancis mewajibkan murid-muridnya untuk membuat sebuah karangan, dia mulai ketagihan menulis. Rachma berkisah, awalnya ia sering melakukan plagiat alias menjiplak tapi ketahuan. Rachma pun kena omel dan dihukum untuk membuat PR mengarang. Tak diduga, hasil karangannya mendapat acungan jempol gurunya bahkan dipuji di depan kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari situ Rachma pun ketagihan menulis hingga akhirnya ia menelurkan novelnya yang ternyata meledak di pasaran. Bahkan kemudian diangkat dalam film dengan judul yang sama, dan berhasil mengundang dua juta penonton. Kebanyakan dari mereka adalah kaum remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan lain yang kerap mengganggu proses menulis adalah soal mood. Lainnya? Fasilitasnya tidak tersedia dengan lengkap, seperti komputer, laptop atau lainnya. Ah, itu sih alasan klasik. Lihatlah Agatha Christie, pengarang novel misteri terkenal. Anda mungkin bisa membayangkan susahnya orang menulis saat itu, di zaman tahun 1920-1930an. Namun dengan segala keterbatasan peralatan, lahir novel-novel berkelas dunia dari Agatha Christie, Ngaio Marsh, Sir Arthur Conan Doyle dan seabreg pengarang top lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sesungguhnya yang paling penting untuk menulis ialah niat dari awalnya. Kesungguhan tanpa dimulai dengan niat pada awalnya, tentu tak akan terlaksana dengan baik. Orang bijak bilang bahwa cara yang paling sederhana untuk menumpahkan isi hati dan pikiran adalah dengan menulis, karena bila tidak, ia seperti sebuah saluran, suatu saat tersumbat dan meledak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita bernama Dewi Hermayanti dalam suatu milis menceritakan unek-uneknya. Dewi mengatakan, "Kadang-kadang perlu rasanya untuk mengeluarkan apa yang ada di hati lewat tulisan. Apalagi rasanya sudah sesak di dada. Cuma apa yang harus ditulis, jadi bingung dengan apa yang akan ditulis."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dia menyadari, menulis adalah sangat penting. Aneh memang. Tapi begitulah, andai saja otak kita punya tombol print mungkin gampang saja mengeluarkan isi otak kita. Tinggal pencet print terus select subject, langsung keluar deh apa yang mau kita ungkapkan dalam tulisan. Sayang, otak kita cuma bisa memerintah si tangan untuk bergerak sesuai yang diperintahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkesan dengan unek-unek tersebut, Pak Hernowo dari Penerbit Mizan, menanggapi posting Ibu Dewi. Dia pernah melakukan studi kecil-kecilan tentang kegiatan menulis. Selama melakukan studi itu, nah ini yang penting, ia kemudian bertemu dengan Psikolog Pennebaker yang menganggap menulis dapat mengatasi depresi. Menulis itu dapat menyehatkan tubuh dan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pennebaker meniru tradisi confession dalam agama Katolik dan menerapkannya pada pembuatan catatan harian. Bahkan seorang penulis kondang, Fatima Mernissi, juga bilang bahwa menulis setiap hari dapat mengencangkan kulit wajah. Hernowo pun bercerita bahwa ia bertemu dengan ahli linguistik bernama Dr. Stephen D. Krashen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitiannya menunjukkan bahwa menulis dapat memecahkan problem-problem diri. Katanya, menulis itu menata pikiran. Jadi, kalau kita dapat menata problem kita, bisa jadi problem kita bisa hilang. Dan dia juga membuktikan bahwa menulis dan membaca itu tidak dapat dipisahkan. Membaca itu memasukkan, dan menulis itu mengeluarkan. Demikian Hernowo menjelaskan dalam postingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keampuhan menulis tidak saja dialami Hernowo dalam penelitian kecil-kecilannya itu. Dari seberang sana, tepatnya di Amerika Serikat, Joshua M. Smyth, psikolog dari Syracuse University lebih jauh lagi menyatakan menulis dapat menghasilkan perubahan pada sistem imunitas dan hormonal dalam merespons beban stres, dan meningkatkan hubungan dan kemampuan kita menghadapi stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, ada juga. Dia adalah Debra Van Wert, 44 tahun, dari Rochester, New York, setelah menderita Pre-Menstrual Syndrome (PMS) atau sindrom menjelang menstruasi selama lebih dari satu dekade, Debra mulai mencatat gejala-gejala yang dialami tubuhnya. Debra mengatakan, "Dengan membuat catatan, saya dapat mengantisipasi fase-fase hormonal dan mengidentifikasi minggu kapan saya berada pada kondisi paling fit dan paling buruk."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan menulis tidaklah dimaksudkan untuk menjadi sastrawan besar, tapi paling tidak punya manfaat bagi kesehatan. Sebagaimana dikutip dari Majalah Reader Digest Indonesia, April 2005, berikut adalah sejumlah keuntungan dari menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengurangi Berat Badan.&lt;br /&gt;Para peneliti dari Women's Health Initiative menarik kesimpulan bahwa catatan harian tentang makanan yang dikonsumsi membantu menimbulkan kesadaran tentang konsumsi kalori dan asupan lemak. Dan jika Anda mengetahui seberapa banyak yang telah dilahap, akan lebih mudah menguranginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Meningkatkan Kualitas Tidur.&lt;br /&gt;Ilmuwan di Temple University menemukan bahwa wanita yang menuliskan pengalaman traumatisnya ? seperti pemerkosaan atau kecelakaan lalu lintas yang parah - ternyata jarang mengalami sakit kepala, susah tidur, dan gejala depresi dibandingkan mereka yang tidak mau menuliskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Melawan Penyakit.&lt;br /&gt;Berdasarkan sebuah penelitian pada tahun 2002 di Ben-Gurion University, Israel, disimpulkan bahwa mereka yang menuliskan sebuah kejadian yang menjadi beban pikiran, akan mengurangi frekuensi kunjungan mereka ke klinik pengobatan selama l5 bulan ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mengurangi Stres.&lt;br /&gt;Sebuah studi di Chicago Medical School menemukan bahwa ketika penderita kanker yang kurang diperhatikan keluarganya menuliskan tentang penyakit yang diderita selama 20 menit setiap hari, mereka jadi jarang mengalami stres selama enam bulan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mengapa Anda tidak menyiapkan pulpen dan kertas untuk mulai menulis sejak sekarang. Karena ternyata menulis bukan hanya menyenangkan, tapi juga menyehatkan lahir dan batin. Bahkan bisa jadi Anda dapat menangguk untung karenanya. Dan, jangan lupa, bila suatu saat Anda sakit, setidaknya satu resep sudah di tangan: 'menulis'. Ini bukan sekedar lelucon. Penelitian telah membuktikannya. So, tunggu apa lagi? Ayo Menulis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;'Ayo Menulis!' oleh Sonny Wibisono, penulis, tinggal di Jakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-723924587451432755?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://m.yusuf.web.id/v20/enerlife/index.php?act=detail&amp;p_id=497' title='Ayo Menulis'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/723924587451432755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=723924587451432755&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/723924587451432755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/723924587451432755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/06/ayo-menulis.html' title='Ayo Menulis'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-1584074232567202816</id><published>2008-06-26T20:05:00.000+07:00</published><updated>2008-06-26T20:06:50.662+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><title type='text'>Kopi Asin</title><content type='html'>Dia bertemu dengan gadis itu di sebuah pesta. Gadis yang menakjubkan. Banyak pria berusaha mendekatinya. Sedangkan dia sendiri hanya seorang laki-laki biasa. Tak ada yang begitu menghiraukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pesta telah usai, dia mengundang gadis itu untuk minum kopi bersamanya. Walaupun terkejut dengan undangan yang mendadak, si gadis tidak mau mengecewakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berdua duduk di sebuah kedai kopi yang nyaman. Si laki-laki begitu gugup untuk mengatakan sesuatu, sedangkan sang gadis merasa sangat tidak nyaman. "Ayolah, cepat. Aku ingin segera pulang", kata sang gadis dalam hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba si laki-laki berkata pada pelayan, "Tolong ambilkan saya garam. Saya ingin membubuhkan dalam kopi saya." Semua orang memandang dan melihat aneh padanya. Mukanya kontan menjadi merah, tapi ia tetap mengambil dan membubuhkan garam dalam kopi serta meminum kopinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang gadis bertanya dengan penuh rasa ingin tahu kepadanya, "Kebiasaanmu kok sangat aneh?". "Saat aku masih kecil, aku tinggal di dekat laut. Aku sangat suka bermain-main di laut, di mana aku bisa merasakan laut... asin dan pahit. Sama seperti rasa kopi ini",jawab si laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang, tiap kali aku minum kopi asin, aku jadi teringat akan masa kecilku, tanah kelahiranku. Aku sangat merindukan kampung halamanku, rindu kedua orangtuaku yang masih tinggal di sana", lanjutnya dengan mata berlinang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang gadis begitu terenyuh. Itu adalah hal sangat menyentuh hati. Perasaan yang begitu dalam dari seorang laki-laki yang mengungkapkan kerinduan akan kampung halamannya. Ia pasti seorang yang mencintai dan begitu peduli akan rumah dan keluarganya. Ia pasti mempunyai rasa tanggung jawab akan tempat tinggalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sang gadis memulai pembicaraan, mulai bercerita tentang tempat tinggalnya yang jauh, masa kecilnya, keluarganya... Pembicaraan yang sangat menarik bagi mereka berdua. Dan itu juga merupakan awal yang indah dari kisah cinta mereka. Mereka terus menjalin hubungan. Sang gadis menyadari bahwa ia adalah laki-laki idaman baginya. Ia begitu toleran, baik hati, hangat, penuh perhatian... Pokoknya ia adalah pria baik yang hampir saja diabaikan begitu saja. Untung saja ada kopi asin !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita berlanjut seperti tiap kisah cinta yang indah: sang putri menikah dengan sang pangeran, dan mereka hidup bahagia... Dan, tiap ia membuatkan suaminya secangkir kopi, ia membubuhkan sedikit garam didalamnya, karena ia tahu itulah kesukaan suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 40 tahun berlalu, si laki-laki meninggal dunia. Ia meninggalkan sepucuk surat bagi istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sayangku, maafkanlah aku. Maafkan kebohongan yang telah aku buat sepanjang hidupku. Ini adalah satu-satunya kebohonganku padamu, tentang kopi asin. Kamu ingat kan saat kita pertama kali berkencan? Aku sangat gugup waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya aku menginginkan sedikit gula. Tapi aku malah mengatakan garam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu aku ingin membatalkannya, tapi aku tak sanggup, maka aku biarkan saja semuanya. Aku tak pernah mengira kalau hal itu malah menjadi awal pembicaraan kita. Aku telah mencoba untuk mengatakan yang sebenarnya kepadamu. Aku telah mencobanya beberapa kali dalam hidupku, tapi aku begitu takut untuk melakukannya, karena aku telah berjanji untuk tidakmenyembunyikan apapun darimu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku sedang sekarat. Tidak ada lagi yang dapat aku khawatirkan, maka aku akan mengatakan ini padamu: Aku tidak menyukai kopi yang asin. Tapi sejak aku mengenalmu, aku selalu minum kopi yang rasanya asin sepanjang hidupku. Aku tidak pernah menyesal atas semua yang telah aku lakukan padamu. Aku tidak pernah menyesali semuanya. Dapat berada disampingmu adalah kebahagiaan terbesar dalam hidupku. Jika aku punya kesempatan untuk menjalani hidup sekali lagi, aku tetap akan berusaha mengenalmu dan menjadikanmu istriku walaupun aku harus minum kopi asin lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil membaca, airmatanya membasahi surat itu. Suatu hari seseorang menanyainya, "Bagaimana rasa kopi asin?", ia menjawab, "Rasanya begitu manis."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari: http://m.yusuf.web.id/v20/enerlife/index.php?act=detail&amp;amp;p_id=278&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-1584074232567202816?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/1584074232567202816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=1584074232567202816&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/1584074232567202816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/1584074232567202816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/06/kopi-asin.html' title='Kopi Asin'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-7272447939908372922</id><published>2008-06-26T20:03:00.000+07:00</published><updated>2008-06-26T20:04:01.440+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><title type='text'>Ayah</title><content type='html'>Suatu ketika, ada seorang anak wanita yang bertanya kepada ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak wanita itu bertanya pada ayahnya, "Ayah, mengapa wajah ayah kian berkerut-merut dengan badan ayah yang kian hari kian terbungkuk ?" Demikian pertanyaannya, ketika ayahnya sedang santai di beranda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya menjawab, "Sebab aku laki-laki." Itulah jawaban ayahnya. Anak wanita itu bergumam, "Aku tidak mengerti." Dengan kerut-kening karena jawaban ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk-nepuk bahunya, kemudian ayahnya mengatakan, "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang laki-laki." Demikian bisik ayahnya, yang membuat anak wanita itu tambah kebingungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri ibunya lalu bertanya kepada ibunya, "ibu, mengapa wajah ayah jadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk ? Dan sepertinya ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya menjawab, "Anakku, jika seorang laki-laki yang benar-benar bertanggung-jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian." Hanya itu jawaban sang ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran, mengapa wajah ayahnya yang tadinya tampan menjadi berkerut-merut dan badannya menjadi terbungkuk-bungkuk ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam impian itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa kepenasarannya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat Ku-ciptakan laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan berusaha untuk menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman, teduh dan terlindungi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-ciptakan bahunya yang kekar dan berotot untuk membanting-tulang menghidupi seluruh keluarganya dan kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetes keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapat cercaan dari anak-anaknya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-berikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya berbasah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan dihembus angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya, dan yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih-payahnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kuberikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerapkali menyerangnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya, didalam kondisi dan situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya, melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi dan saling mengasihi sesama saudara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengertian dan kesadaran terhadap anak-anaknya tentang saat kini dan saat mendatang, walaupun seringkali ditentang bahkan dilecehkan oleh anak-anaknya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan dan menyadarkan, bahwa istri yang baik adalah istri yang setia terhadap suaminya. Istri yang baik adalah istri yang senantiasa menemani, dan bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar dan saling melengkapi serta saling menyayangi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti, bahwa laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari dan menemukan cara agar keluarganya bisa hidup didalam keluarga sakinah dan badannya yang terbungkuk agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggung jawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-berikan kepada laki-laki tanggung-jawab penuh sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung-jawab ini adalah amanah di dunia dan akhirat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, bersuci, berwudhu dan melakukan shalat malam hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik ayahnya yang sedang berdzikir, ketika ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku mendengar dan merasakan bebanmu, ayah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari: http://m.yusuf.web.id/v20/enerlife/index.php?act=detail&amp;amp;p_id=462&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-7272447939908372922?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/7272447939908372922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=7272447939908372922&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7272447939908372922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7272447939908372922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/06/ayah.html' title='Ayah'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-5714727988187839868</id><published>2008-06-26T19:54:00.001+07:00</published><updated>2008-06-26T19:58:15.703+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life'/><title type='text'>Stay Hungry. Stay Foolish.</title><content type='html'>(Naskah pidato Steve Jobs, CEO Apple Computer dan Studio Animasi Pixar, dalam acara pelepasan mahasiswa Stanford, 12 Juni 2005.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya diberi kehormatan untuk bersama kalian di hari pertama di salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah lulus kuliah. Bahkan sesungguhnya inilah saat terdekat saya terlibat dalam upacara wisuda. Hari ini saya ingin berbagi tiga cerita dalam kehidupan saya. Hanya itu, tidak lebih. Hanya tiga cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;Cerita Pertama adalah mengenai 'Rangkaian Titik-titik'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisahnya dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah mahasiswi belia yang hamil karena 'kecelakaan' dan memberikan saya kepada seseorang untuk diadopsi. Dia bertekad bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana. Maka saya pun diperjanjikan untuk dipungut anak semenjak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya. Sialnya, begitu saya lahir, tiba-tiba mereka berubah pikiran karena ingin bayi perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua saya sekarang, yang ada di daftar urut berikutnya, mendapatkan telepon larut malam dari seseorang, "Kami punya bayi laki-laki yang batal dipungut; apakah anda berminat? Mereka menjawab, "Tentu saja." Ibu kandung saya lalu mengetahui bahwa ibu angkat saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah angkat saya bahkan tidak tamat SMA. Dia menolak menandatangani perjanjian adopsi. Sikapnya baru melunak beberapa bulan kemudian, setelah orang tua saya berjanji akan menyekolahkan saya sampai perguruan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, 17 tahun kemudian saya betul-betul kuliah. Namun, dengan naifnya saya memilih universitas yang hampir sama mahalnya dengan Stanford. Sehingga seluruh tabungan orang tua saya - yang hanya pegawai rendahan habis untuk biaya kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah enam bulan, saya tidak melihat manfaatnya. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dalam hidup saya dan bagaimana kuliah akan membantu saya menemukannya. Saya sudah menghabiskan seluruh tabungan yang dikumpulkan orang tua saya seumur hidup mereka. Maka, saya pun memutuskan berhenti kuliah, yakin bahwa itu yang terbaik. Saat itu rasanya menakutkan, namun sekarang saya menganggapnya sebagai keputusan terbaik yang pernah saya ambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu DO, saya langsung berhenti mengambil kelas wajib yang tidak saya minati dan mulai mengikuti perkuliahan yang saya sukai. Masa-masa itu tidak selalu menyenangkan. Saya tidak punya kamar kos sehingga menumpang tidur di lantai kamar teman-teman saya. Saya mengembalikan botol Coca-Cola agar dapat pengembalian 5 sen untuk membeli makanan. Saya berjalan 7 mil melintasi kota setiap minggu malam untuk mendapat makanan enak di biara Hare Krishna. Saya menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan banyak yang saya temui saat itu karena mengikuti rasa ingin tahu dan intuisi, ternyata kemudian sangat berharga. Saya beri anda satu contoh: Reed College mungkin waktu itu adalah yang terbaik di AS dalam hal kaligrafi. Di seluruh penjuru kampus, setiap poster, label, dan petunjuk ditulis tangan dengan sangat indahnya. Karena sudah DO, saya tidak harus mengikuti perkuliahan normal. Saya memutuskan mengikuti kelas kaligrafi guna mempelajarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar jenis-jenis huruf serif dan san serif, membuat variasi spasi antar kombinasi kata dan kiat membuat tipografi yang hebat. Semua itu merupakan kombinasi cita rasa keindahan, sejarah dan seni yang tidak dapat ditangkap melalui sains. Sangat menakjubkan. Saat itu sama sekali tidak terlihat manfaat kaligrafi bagi kehidupan saya. Namun sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendisain komputer Macintosh yang pertama, ilmu itu sangat bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mac adalah komputer pertama yang bertipografi cantik. Seandainya saya tidak DO dan mengambil kelas kaligrafi, Mac tidak akan memiliki sedemikian banyak huruf yang beragam bentuk dan proporsinya. Dan karena Windows menjiplak Mac, maka tidak ada PC yang seperti itu. Andaikata saya tidak DO, saya tidak berkesempatan mengambil kelas kaligrafi, dan PC tidak memiliki tipografi yang indah. Tentu saja, tidak mungkin merangkai cerita seperti itu sewaktu saya masih kuliah. Namun, sepuluh tahun kemudian segala sesuatunya menjadi gamblang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Sekali lagi, anda tidak akan dapat merangkai titik dengan melihat ke depan; anda hanya bisa melakukannya dengan merenung ke belakang'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, anda harus percaya bahwa titik-titik anda bagaimana pun akan terangkai di masa mendatang. Anda harus percaya dengan intuisi, takdir, jalan hidup, karma anda, atau apapun istilah lainnya. Pendekatan ini efektif dan membuat banyak perbedaan dalam kehidupan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;Cerita kedua saya adalah mengenai 'Cinta dan Kehilangan'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya beruntung karena tahu apa yang saya sukai sejak masih muda. Woz dan saya mengawali Apple di garasi orang tua saya ketika saya berumur 20 tahun. Kami bekerja keras dan dalam 10 tahun Apple berkembang dari hanya kami berdua menjadi perusahaan 2 milyar dolar dengan 4000 karyawan. Kami baru meluncurkan produk terbaik kami -Macintosh- satu tahun sebelumnya, dan saya baru menginjak usia 30. Dan saya dipecat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin anda dipecat oleh perusahaan yang anda dirikan? Yah, itulah yang terjadi. Seiring pertumbuhan Apple, kami merekrut orang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya. Dalam satu tahun pertama,semua berjalan lancar. Namun, kemudian muncul perbedaan dalam visi kami mengenai masa depan dan kami sulit disatukan. Komisaris ternyata berpihak padanya. Demikianlah, di usia 30 saya tertendang. Beritanya ada di mana-mana. Apa yang menjadi fokus sepanjang masa dewasa saya, tiba-tiba sirna. Sungguh menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa bulan kemudian, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya merasa telah mengecewakan banyak wirausahawan generasi sebelumnya, saya gagal mengambil kesempatan. Saya bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce dan meminta maaf atas keterpurukan saya. Saya menjadi tokoh publik yang gagal, dan bahkan berpikir untuk lari dari Silicon Valley. Namun, sedikit demi sedikit semangat timbul kembali, saya masih menyukai pekerjaan saya. Apa yang terjadi di Apple sedikitpun tidak mengubah saya. Saya telah ditolak, namun saya tetap cinta. Maka, saya putuskan untuk mulai lagi dari awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu saya tidak melihatnya, namun belakangan baru saya sadari bahwa dipecat dari Apple adalah kejadian terbaik yang menimpa saya. Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula, segala sesuatunya lebih tidak jelas. Hal itu mengantarkan saya pada periode paling kreatif dalam hidup saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lima tahun berikutnya, saya mendirikan perusahaan bernama NeXT, lalu Pixar, dan jatuh cinta dengan wanita istimewa yang kemudian menjadi istri saya. Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang merupakan studio animasi paling sukses di dunia. Melalui rangkaian peristiwa yang menakjubkan, Apple membeli NeXT, dan saya kembali lagi ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung bagi kebangkitan kembali Apple. Dan, Laurene dan saya memiliki keluarga yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin takdir di atas tidak terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple. Obatnya memang pahit, namun sebagai pasien saya memerlukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadangkala kehidupan menimpakan batu ke kepala anda. Jangan kehilangan kepercayaan. Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya menyukai apa yang saya lakukan. Anda harus menemukan apa yang anda sukai. Itu berlaku baik untuk pekerjaan maupun pasangan hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan anda akan menghabiskan sebagian besar hidup anda, dan kepuasan sejati hanya dapat diraih dengan mengerjakan sesuatu yang hebat. Dan anda hanya bisa hebat bila mengerjakan apa yang anda sukai. Bila anda belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan menyerah. Hati anda akan mengatakan bila anda telah menemukannya. Sebagaimana halnya dengan hubungan hebat lainnya, semakin lama semakin mesra anda dengannya. Jadi, teruslah mencari sampai ketemu. Jangan berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;Cerita Ketiga Saya adalah mengenai 'Kematian'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya berumur 17, saya membaca ungkapan yang kurang lebih berbunyi: "Bila kamu menjalani hidup seolah-olah hari itu adalah hari terakhirmu, maka suatu hari kamu akan benar." Ungkapan itu membekas dalam diri saya, dan semenjak saat itu, selama 33 tahun terakhir, saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri: "Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?" Bila jawabannya selalu "tidak" dalam beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya harus berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah kiat penting yang saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar. Karena hampir segala sesuatu - semua harapan eksternal, kebanggaan, takut, malu atau gagal - tidak lagi bermanfaat saat menghadapi kematian. Hanya yang hakiki yang tetap ada. Mengingat kematian adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir bahwa anda akan kehilangan sesuatu. Anda tidak memiliki apa-apa. Sama sekali tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosis mengidap kanker. Saya menjalani scan pukul 7:30 pagi dan hasilnya jelas menunjukkan saya memiliki tumor pankreas. Saya bahkan tidak tahu apa itu pankreas. Para dokter mengatakan kepada saya bahwa hampir pasti jenisnya adalah yang tidak dapat diobati. Harapan hidup saya tidak lebih dari 3-6 bulan. Dokter menyarankan saya pulang ke rumah dan membereskan segala sesuatunya, yang merupakan sinyal dokter agar saya bersiap mati. Artinya, anda harus menyampaikan kepada anak anda dalam beberapa menit segala hal yang anda rencanakan dalam sepuluh tahun mendatang. Artinya, memastikan bahwa segalanya diatur agar mudah bagi keluarga anda. Artinya, anda harus mengucapkan selamat tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang hari itu saya menjalani hidup berdasarkan diagnosis tersebut. Malam harinya, mereka memasukkan endoskopi ke tenggorokan, lalu ke perut dan lambung, memasukkan jarum ke pankreas saya dan mengambil beberapa sel tumor. Saya dibius, namun istri saya, yang ada di sana, mengatakan bahwa ketika melihat selnya di bawah mikroskop, para dokter menangis mengetahui bahwa jenisnya adalah kanker pankreas yang sangat jarang, namun bisa diatasi dengan operasi. Saya dioperasi dan sehat sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah rekor terdekat saya dengan kematian dan berharap terus begitu hingga beberapa dekade lagi. Setelah melalui pengalaman tersebut, sekarang saya bisa katakan dengan yakin kepada anda bahwa menurut konsep pikiran, kematian adalah hal yang berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada orang yang ingin mati. Bahkan orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin mati dulu untuk mencapainya. Namun, kematian pasti menghampiri kita. Tidak ada yang bisa mengelak. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah buah terbaik dari kehidupan. Kematian membuat hidup berputar. Dengannya maka yang tua menyingkir untuk digantikan yang muda. Maaf bila terlalu dramatis menyampaikannya, namun memang begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma -yaitu hidup bersandar pada hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan omongan orang menulikan anda sehingga tidak mendengar kata hati anda. Dan yang terpenting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi anda, maka anda pun akan sampai pada apa yang anda inginkan. Semua hal lainnya hanya nomor dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya masih muda, ada satu penerbitan hebat yang bernama "The Whole Earth Catalog", yang menjadi salah satu buku pintar generasi saya. Buku itu diciptakan oleh seorang bernama Stewart Brand yang tinggal tidak jauh dari sini di Menlo Park, dan dia membuatnya sedemikian menarik dengan sentuhan puitisnya. Waktu itu akhir 1960-an, sebelum era komputer dan desktop publishing, jadi semuanya dibuat dengan mesin tik, gunting, dan kamera polaroid. Mungkin seperti Google dalam bentuk kertas, 35 tahun sebelum kelahiran Google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isinya padat dengan tips-tips ideal dan ungkapan-ungkapan hebat. Stewart dan timnya sempat menerbitkan beberapa edisi "The Whole Earth Catalog", dan ketika mencapai titik ajalnya, mereka membuat edisi terakhir. Saat itu pertengahan 1970-an dan saya masih seusia anda. Di sampul belakang edisi terakhir itu ada satu foto jalan pedesaan di pagi hari, jenis yang mungkin anda lalui jika suka bertualang. Di bawahnya ada kata-kata: "Stay Hungry. Stay Foolish." (Tetaplah Lapar. Selalu Merasa Bodoh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah pesan perpisahan yang dibubuhi tanda tangan mereka. Stay Hungry. Stay Foolish. Saya selalu mengharapkan diri saya begitu. Dan sekarang, karena anda akan lulus untuk memulai kehidupan baru, saya harapkan anda juga begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stay Hungry. Stay Foolish.&lt;br /&gt;Terima kasih semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Steve Jobs. CEO Apple Computer dan Studio Animasi Pixar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-5714727988187839868?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/5714727988187839868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=5714727988187839868&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/5714727988187839868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/5714727988187839868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/06/stay-hungry-stay-foolish.html' title='Stay Hungry. Stay Foolish.'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-7934846162315744140</id><published>2008-06-26T19:49:00.000+07:00</published><updated>2008-06-26T19:51:15.732+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Perempuan</title><content type='html'>Dia diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan 2 orang yang berlawanan sifatnya, maka akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan 'sparing partner' yang sepadan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu. Tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu. Dialah yang akan menutupi kekuranganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki: perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele. Sehingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya. Sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan. Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki. Tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi. Tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya, kata-kata yang lembut, ungkapan-ungkapan sayang yang sepele. Namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang. Seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun. Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya. Tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya. Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki. Apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana. Karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga. Karena kau dan dia adalah satu. Dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari http://m.yusuf.web.id/v20/enerlife/index.php?act=detail&amp;amp;p_id=475&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-7934846162315744140?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/7934846162315744140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=7934846162315744140&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7934846162315744140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7934846162315744140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/06/perempuan.html' title='Perempuan'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-3703611016546753713</id><published>2008-06-25T15:28:00.001+07:00</published><updated>2008-06-25T15:28:50.902+07:00</updated><title type='text'>SIRNA</title><content type='html'>Adakah ini saat melupakan&lt;br /&gt;Suatu yang tak pernah ku dapatkan&lt;br /&gt;Adakah ini saat berhenti&lt;br /&gt;Mengejar yang takkan pernah ku miliki&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-3703611016546753713?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/3703611016546753713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=3703611016546753713&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/3703611016546753713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/3703611016546753713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/06/sirna.html' title='SIRNA'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-5909095938822419729</id><published>2008-06-25T15:18:00.002+07:00</published><updated>2008-06-25T15:20:28.539+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan'/><title type='text'>Untuk Semua Hinaan yang Pernah Kau Beri</title><content type='html'>Maaf kalau sekarang aku benar-benar harus pergi&lt;br /&gt;Bukan karena tak sayang lagi, hanya rasa itu telah padam dari dihati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh...dengan semua persamaan kita&lt;br /&gt;Inginku terus bersama&lt;br /&gt;Berjalan beriring hingga tua&lt;br /&gt;Sampai iri anak cucu kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ini masalah cinta&lt;br /&gt;Tak mungkin pakai logika&lt;br /&gt;Bila meredup dan tak bernyawa&lt;br /&gt;Apa kuasaku untuk menghidupkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini bersama kepergianku, cinta itu telah tumbuh menjadi benci&lt;br /&gt;Pun demikian dengan kalimt sayang yang biasa kau beri&lt;br /&gt;Sungguh aku telah mencoba, bahkan aku sudah mengaku sejak dini&lt;br /&gt;Bahwa aku tak pernah sebaik yang kau ketahui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang aku sudah seperti itu dimatamu&lt;br /&gt;Biarlah aku selalu busuk kau hina, toh memang aku durjana&lt;br /&gt;Biar semua aku terima&lt;br /&gt;Akupun memang sudah terbiasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumpah aku takan membalas&lt;br /&gt;Biar senyumku yang jadi saksi&lt;br /&gt;Aku akan tetap tertawa&lt;br /&gt;Menerimamu sebagai bagian dari separuh nyawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:courier new;color:#00cccc;"&gt;Even if you hate me babe&lt;br /&gt;I’ll always love you&lt;br /&gt;Not that kind of love&lt;br /&gt;But you will always be my cute sista&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-5909095938822419729?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/5909095938822419729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=5909095938822419729&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/5909095938822419729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/5909095938822419729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/06/untuk-semua-hinaan-yang-pernah-kau-beri.html' title='Untuk Semua Hinaan yang Pernah Kau Beri'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-1103372276881424545</id><published>2008-06-25T15:08:00.002+07:00</published><updated>2008-06-25T15:14:02.981+07:00</updated><title type='text'>Two Bad Bricks</title><content type='html'>Oleh Ajahn Brahm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kami membeli tanah untuk vihara kami di tahun 1983, kami kehabisan uang. Kami berhutang. Belum ada bangunan di atas tanah. Gubuk pun tidak. Pada minggu-minggu pertama, kami tidur di atas pintu tua yang dibeli dengan murah dari tempat loak. Kami menaruhnya di atas tumpukan batu bata di setiap sudutnya untuk meninggikan posisinya di atas tanah. (Tidak ada matras, tentunya kami adalah bhiksu hutan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala vihara mempunyai pintu terbaik, yang rata. Pintu saya bergelombang dengan lubang di tengahnya tempat pegangan pintu. Saya senang karena pegangan pintunya telah dicopot, tapi itu meninggalkan sebuah lubang di tengah-tengah pintu pembaringan saya. Saya bercanda dengan mengatakan sekarang saya tidak perlu meninggalkan pembaringan untuk ke toilet! Namun sejujurnya, angin dingin masuk melalui lubang tersebut. Saya tidak bisa tidur beberapa malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami hanyalah bhiksu miskin yang membutuhkan bangunan. Kami tidak bisa membayar tukang. Bahan-bahan bangunannya sudah cukup mahal. Jadi saya belajar untuk bertukang: bagaimana menyiapkan fondasi, menyemen dengan batu bata, membangun atap, langit-langit semuanya. Saya dulunya ahli fisika teoritis dan guru sekolah tinggi (SMU) sewaktu masih umat awam. Saya tidak terbiasa kerja kasar. Setelah beberapa tahun, saya sudah cukup mahir dalam bertukang, bahkan saya menyebut rekan-rekan bhiksu sebagai BBC (Buddhist Building Company - Perusahaan Kontraktor Buddhis). Tapi saat saya memulainya, pekerjaan itu sangat sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelihatannya memang mudah untuk menembok dengan sebuah batu bata: seonggok semen di bawah, ketok sini, ketok sana. Sewaktu saya mencoba melakukannya, saya ketok satu sisi untuk meratakannya, sisi yang lain jadi menaik. Lalu saya ketok sisi tersebut, batu batanya tidak lagi lurus. Setelah saya ratakan kembali, sisi yang pertama kembali menjadi terlalu tinggi. Coba saja sendiri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bhiksu, saya mempunyai kesabaran dan waktu yang banyak, sebanyak yang saya butuhkan. Saya pastikan setiap batu bata terpasang sempurna, tidak peduli berapa lamanya saya bekerja. Akhirnya, saya menyelesaikan tembok saya yang pertama dan berdiri di depan untuk mengaguminya. Saat itulah saya menyadari saya melupakan dua batu bata. Semua batu bata terpasang sempurna dengan lurus, tapi yang dua ini terpasang miring. Kelihatan sangat jelek. Merusak pemandangan ke seluruh tembok. Kelihatan kacau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, semennya sudah mengeras, tidak bisa lagi mencabut dua batu bata tersebut, maka saya bertanya kepada kepala vihara apakah saya bisa merobohkan saja dinding tersebut dan memulai dari awal kalau perlu, meledakkannya. Saya membuat kesalahan dan sangat malu. Kepala vihara berkata tidak perlu, temboknya dibiarkan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu saya mengajak pengunjung pertama untuk melihat-lihat pembangunan vihara, saya selalu berusaha mencoba menghindari mereka untuk melihat tembok tersebut. Saya tidak suka orang-orang melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, sekitar tiga atau empat bulan setelah saya membuat tembok tersebut, saya mengantarkan seorang pengunjung dan dia melihatnya. Tembok yang indah, katanya dengan santai. "Pak," saya menjawab dengan kaget, "Apakah kacamata anda ketinggalan di mobil? Apakah mata anda tidak beres? Tidakkah anda melihat dua batu bata yang merusak keseluruhan tembok itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dikatakannya kemudian mengubah sudut pandang saya secara keseluruhan mengenai tembok itu, mengenai diri saya dan mengenai berbagai aspek-aspek lain mengenai hidup. Dia berkata, "Ya. Saya bisa melihat dua batu bata miring itu. Tapi saya juga melihat 998 batu bata yang terpasang sempurna di sini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tersadar. Untuk pertama kalinya dalam tiga bulan ini, saya bisa melihat batu bata-batu bata yang lain, selain dua batu bata tersebut. Di atas, bawah, kiri dan kanan batubata tersebut adalah batu bata yang terpasang dengan baik, sempurna. Lagipula, batu bata yang terpasang sempurna jauh lebih, lebih banyak daripada dua batu bata yang jelek tadi. Sebelumnya, mata saya akan berfokus hanya kepada dua kesalahan tadi. Saya menjadi buta terhadap hal-hal lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya mengapa saya tidak tahan melihat tembok itu, atau memperlihatkannya kepada orang lain. Itulah sebabnya mengapa saya ingin menghancurkannya. Sekarang saya dapat melihat batu bata lain yang baik, temboknya juga tidaklah terlalu jelek. Buktinya satu pengunjung berkata, "Tembok yang indah". Tembok itu masih ada di sana sampai sekarang, dua puluh tahun kemudian, tapi saya sudah lupa di mana tepatnya kedua batu bata yang terpasang miring itu. Saya benar-benar tidak dapat melihatnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa orang yang mengakhiri hubungan cinta atau bahkan bercerai karena apa yang mereka lihat pada pasangannya hanyalah dua batu bata jelek? Berapa banyak yang menjadi depresi bahkan melakukan bunuh diri, karena yang bisa mereka lihat pada dirinya hanyalah dua batu bata jelek. Sebenarnya, ada banyak, banyak sekali batu bata baik yang terpasang sempurna di atas, bawah, kiri dan kanannya tapi seringkali kita tidak bisa melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, setiap kali kita memandang, mata kita hanya berfokus pada kesalahan. Hanya kesalahan yang terlihat, dan kita merasa hanya kesalahan yang ada, maka kita ingin untuk menghancurkannya. Dan kadang, menyedihkan, kita benar-benar menghancurkan tembok yang indah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua memiliki dua batu bata jelek, tapi batu bata-batu bata yang terpasang sempurna di diri kita jauh lebih banyak daripada kesalahannya. Sekali kita bisa melihat ini, keadaan sebenarnya tidaklah terlihat terlalu buruk. Tidak hanya kita bisa berdamai dengan diri sendiri, termasuk dengan kesalahan-kesalahan kita, namun kita juga bisa menikmati hidup bersama dengan pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telah menceritakan hal ini berkali-kali. Pada suatu kesempatan, seorang pekerja bangunan datang dan menceritakan sebuah rahasia profesinya. "Kami pekerja bangunan selalu membuat kesalahan," katanya, "Tapi kami mengatakan kepada klien bahwa ini adalah fitur unik yang tidak terdapat di rumah lain pada perumahan yang sejenis. Dan kami menagih bayaran extra ribuan dollar untuk itu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi fitur unik di rumah anda mungkin berawal dari sebuah kesalahan. Sama halnya, apa yang anda sangka sebagai kesalahan pada diri anda, pasangan anda, atau dalam hidup secara umum, dapat menjadi fitur unik, memperkaya waktu anda di sini, sewaktu anda berhenti berfokus padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Two Bad Bricks Oleh Ajahn Brahm&lt;br /&gt;Wednesday, 01 December 2004&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-1103372276881424545?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/1103372276881424545/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=1103372276881424545&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/1103372276881424545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/1103372276881424545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/06/two-bad-bricks.html' title='Two Bad Bricks'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-4085252924117003262</id><published>2008-04-09T14:47:00.000+07:00</published><updated>2008-04-09T14:49:30.855+07:00</updated><title type='text'>Ditengah Penantian</title><content type='html'>Terkurung kini dalam sepi&lt;br /&gt;Berasa tak berarti&lt;br /&gt;Mungkin lebih baik mati&lt;br /&gt;Sungguh! Kini sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Berteman bayang&lt;br /&gt;          Bersentuhan dengan kelam&lt;br /&gt;          Tak lagi manis tertinggal&lt;br /&gt;          Hanya pahit, dalam kerasakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sadar hanya singgahan&lt;br /&gt;Sekedar tempat peristirahatan&lt;br /&gt;Mudah datangi, untuk kemudian tinggalkan&lt;br /&gt;Melupakan? Aku bahkan tak pernah kau kenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Sudahlah…&lt;br /&gt;          Biar berteman sunyi&lt;br /&gt;          Aku yang dalam penantian,&lt;br /&gt;          Yang tak jua kunjung datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Backshow&lt;br /&gt;Soerabaia, satulimasatuduaduakosongduakalienam&lt;br /&gt;Duakosonglimapuluhkurangsatu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-4085252924117003262?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/4085252924117003262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=4085252924117003262&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/4085252924117003262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/4085252924117003262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/04/ditengah-penantian.html' title='Ditengah Penantian'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-2511551195995475127</id><published>2008-04-09T14:40:00.000+07:00</published><updated>2008-04-09T14:46:42.299+07:00</updated><title type='text'>Birthday</title><content type='html'>Maaf hanya ini kuberikan&lt;br /&gt;Sebuah kado usang, tak menyilaukan&lt;br /&gt;Berbungkus tulus dan perasaan sayang&lt;br /&gt;Semoga kau paham dan tak terkecewakan&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Maaf bila tak ku temukan&lt;br /&gt;          Suatu untuk seorang spesial&lt;br /&gt;          Karena sungguh engkaulah spesial&lt;br /&gt;          Hingga yang lain terabaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang lebih indah darimu&lt;br /&gt;Sehingga tiada indah yang bisa ku berikan&lt;br /&gt;Tak ada yang lebih cantik dibandingmu&lt;br /&gt;Sehingga tiada cantik yang bisa kuserahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Engkaulah rona mentari yang menghidupkan&lt;br /&gt;          Engkaulah tetes embun yang menyejukkan&lt;br /&gt;          Engkaulah udara ditiap nafas&lt;br /&gt;           Dan engkaulah bumi dimana kuberpijak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintaku bertambahkan usiamu,&lt;br /&gt;Tergulung hembusan waktu&lt;br /&gt;Semoga mendewasakan,&lt;br /&gt;Semoga memberkahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Ku tahu untukmu, takkan banyak yang bisa kuberi&lt;br /&gt;          Namun satu yang pasti, dijalanmulah ku kan selalu berdiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapitan jack sparrow&lt;br /&gt;5 januari klo ga salah 2007&lt;br /&gt;malem&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-2511551195995475127?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/2511551195995475127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=2511551195995475127&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/2511551195995475127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/2511551195995475127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/04/birthday.html' title='Birthday'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-8903011247067751843</id><published>2008-04-05T09:37:00.001+07:00</published><updated>2008-04-05T09:37:57.793+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry'/><title type='text'>Sendiri</title><content type='html'>Dingin menusukkan duri&lt;br /&gt;Membawa tawa beku&lt;br /&gt;Keringkan hati&lt;br /&gt;Biar tinggal kerontang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Kosong berisikan hampa&lt;br /&gt;            Pun debu tak bersisa&lt;br /&gt;            Tinggalkan semua&lt;br /&gt;            Dalam pedih tak berkira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyir tak lagi berbau&lt;br /&gt;Terendam sepi dalam darahku&lt;br /&gt;Seperti halnya aku&lt;br /&gt;Yang rindu hadirmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Sendiri kini, berteman suntuk&lt;br /&gt;            Terdiam hening malam&lt;br /&gt;            Tanpa rembulan pun bintang     &lt;br /&gt;            Sisakan jumputan-jumputan rongga&lt;br /&gt;            Aku perih, aku sunyi, aku mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit, sampaikan salam&lt;br /&gt;Tentang rindu menjulang&lt;br /&gt;Buat dia mendengar&lt;br /&gt;Berharap nanti kan datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Backshow&lt;br /&gt;Soerabaia, kosonglimasatuduaduakosongduakalienam&lt;br /&gt;11:38&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-8903011247067751843?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/8903011247067751843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=8903011247067751843&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8903011247067751843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8903011247067751843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/04/sendiri.html' title='Sendiri'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-3799294170573629599</id><published>2008-04-05T09:33:00.000+07:00</published><updated>2008-04-05T09:35:42.334+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry'/><title type='text'>Sebuah Sajak untuk yang Ku Cinta</title><content type='html'>Tatapmu…damaikan hatiku, hapuskan rinduku&lt;br /&gt;Senyummu…sejuta mimpiku, menyimpan semua rasaku&lt;br /&gt;Membuai imajiku, terbang tinggi melayang tinggalkan bumi&lt;br /&gt;Meyakinkan aku tuk tetap mengharap dirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ada yang kurindu disana, yang selalu mengisi hati&lt;br /&gt;            Ingin aku memelukmu, lepaskan semua rindu&lt;br /&gt;            Karena ku tahu, hatimu semanis senyummu&lt;br /&gt;            Dewi malamku akankah dirimu mengerti hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sadar buatku kau hanyalah pelangi&lt;br /&gt;Indahmu kurasa, tapi tak bisa kumiliki&lt;br /&gt;Seperti pelangi, ku hanya bisa menatap indahmu&lt;br /&gt;Harusnya ku tak lancang mencintaimu&lt;br /&gt;Mencinta kau yang tak mungkin ku miliki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Hanya rindu kurasa, hancurkan hatiku&lt;br /&gt;            Ingin lupakanmu, namun selalu ku rindu&lt;br /&gt;            Semua hilang dan pergi&lt;br /&gt;            Dalam kosong kini ku hanya dapat berharap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidadariku…&lt;br /&gt;Akankah dirimu mengerti isi hati ini&lt;br /&gt;Kini ku berserah, biar waktu menjawab semua&lt;br /&gt;Semoga cintaku kan berbalas cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Backshow&lt;br /&gt;Soerabaia, satuenamsepuluhkosongenam&lt;br /&gt;19:00&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-3799294170573629599?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/3799294170573629599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=3799294170573629599&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/3799294170573629599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/3799294170573629599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/04/sebuah-sajak-untuk-yang-ku-cinta.html' title='Sebuah Sajak untuk yang Ku Cinta'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-6368381216301225649</id><published>2008-04-05T09:22:00.002+07:00</published><updated>2008-04-05T09:23:57.462+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry'/><title type='text'>Love Hurts</title><content type='html'>Seperti bunga yang memberikan keindahan bagi taman&lt;br /&gt;Cantik ayu mu, mampu hadirkan segala rona keceriaan&lt;br /&gt;Mengundang kumbang sibuk dalam pencarian, larut dalam kemisteriusan..dirimu&lt;br /&gt;Hai gadis pembawa kegundahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihatiku, sungguh engkaulah pujaan&lt;br /&gt;Pengisi ruang-ruang kerinduan yang mampu menghadirkan makna baru ketulusan&lt;br /&gt;Ingin berbalas, untuk menambah kesempurnaan..hidupku&lt;br /&gt;Mengisi jiwaku yang kering kerontang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun aku hanya satu diantara ribuan kumbang&lt;br /&gt;Saling sikut, saling serang untuk perebutkan elokmu seorang&lt;br /&gt;Sampai aku terbangun sampai aku tersadar aku takkan pernah memetik aku tak akan pernah menang&lt;br /&gt;Dihatimu bukan aku yang bersemayam, melainkan dia seorang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapitan jack sparrow&lt;br /&gt;05-04-2008&lt;br /&gt;07:37&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-6368381216301225649?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/6368381216301225649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=6368381216301225649&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/6368381216301225649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/6368381216301225649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/04/love-hurts_8870.html' title='Love Hurts'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-7174536708692984935</id><published>2008-04-05T09:16:00.000+07:00</published><updated>2008-04-05T09:32:07.815+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry'/><title type='text'>Patah</title><content type='html'>Kenapa harus berikan sayap?&lt;br /&gt;Belum sempat kepakkan, tlah kau patahkan.&lt;br /&gt;Tersungkur di belumbang, lusuh tanpa harapan&lt;br /&gt;Hidup ditengah bimbang, manis pahit kau berikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Tak salahkan, hanya sayangkan&lt;br /&gt;Kenapa lakukan? Mungkin aku yang salah paham&lt;br /&gt;Ah...biarlah, takkan lagi kuanggap beban&lt;br /&gt;Harusnya ku tahu, kau terlalu indah untuk jadi kenyataan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dua empat kosong lima kosong tujuh&lt;br /&gt;Surabaia&lt;br /&gt;08:15&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-7174536708692984935?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/7174536708692984935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=7174536708692984935&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7174536708692984935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/7174536708692984935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/04/patah.html' title='Patah'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-3606259692462948524</id><published>2008-04-05T09:00:00.000+07:00</published><updated>2008-04-05T09:12:39.974+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry'/><title type='text'>Menunggumu Aku Terduduk</title><content type='html'>Engkaulah yang membawakan seri&lt;br /&gt;Menyediakan untukku pagi&lt;br /&gt;Engkau adalah kesejukkan&lt;br /&gt;Bersamamu derai hujan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Denganmu kutemukan harapan&lt;br /&gt;Bersamamu tergapai sudah semua impian&lt;br /&gt;Hingga saat itu datang,&lt;br /&gt;Ketika kusadari semua itu hanya anganku seorang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indahmu yang membuatku ingin memiliki, tak lagi ada disini&lt;br /&gt;Kucoba meraih, namun kau terlalu tinggi&lt;br /&gt;Aku mengejar melayang, engkau terbang&lt;br /&gt;Aku berenang, engkau menyelam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyerah, ku teriak pada bintang&lt;br /&gt;Mereka malah hingar, aku tak terdengar&lt;br /&gt;Aku jatuh, aku bimbang&lt;br /&gt;Aku terlempar, menggelepar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini aku terduduk&lt;br /&gt;Menunggu saat tertanduk&lt;br /&gt;Melihat dibawa lari&lt;br /&gt;Pangeranmu sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Capitan Jack Sparrow&lt;br /&gt;Surabaya, 27 November 2007&lt;br /&gt;11:55&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-3606259692462948524?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/3606259692462948524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=3606259692462948524&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/3606259692462948524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/3606259692462948524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2008/04/menunggumu-aku-terduduk.html' title='Menunggumu Aku Terduduk'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-2423795011180405970</id><published>2007-10-10T10:28:00.000+07:00</published><updated>2007-10-10T10:30:36.519+07:00</updated><title type='text'>AKU</title><content type='html'>Aku diingat,&lt;br /&gt;Meski lebih sering dilupakan&lt;br /&gt;Aku lebih seperti tebu&lt;br /&gt;Yang dihisap dan dilupakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    Aku tak menyalahkan, tak juga membenarkan&lt;br /&gt;                    Aku pun tak menuntut keadilan&lt;br /&gt;                    Karena aku bukanlah orang,&lt;br /&gt;                    Yang mengerti arti persahabatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku tahu aku bukanlah yang terbaik&lt;br /&gt;Untuk berharap dapat yang ku inginkan&lt;br /&gt;Aku bukanlah yang pantas,&lt;br /&gt;Merasa tawa keceriaan&lt;br /&gt;Karena aku hanya sampah serakan&lt;br /&gt;Tempat cacian dan makian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cow-JazZ&lt;br /&gt;Surabaya, 2004&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-2423795011180405970?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/2423795011180405970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=2423795011180405970&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/2423795011180405970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/2423795011180405970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2007/10/aku.html' title='AKU'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-2442550277683125861</id><published>2007-10-10T10:23:00.000+07:00</published><updated>2007-10-10T10:25:22.408+07:00</updated><title type='text'>Yang Tak Terbilang</title><content type='html'>Sabtu ini ku kan datang&lt;br /&gt;Lepaskan semua yang ada diangan&lt;br /&gt;Ungkapkan segala rasa&lt;br /&gt;Bebaskan jiwa dari penasaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    Sabtu ini ku kan datang&lt;br /&gt;                    Membawa yang kau impikan&lt;br /&gt;                    Semoga akan berkenan&lt;br /&gt;                    Tidak akan tergeletak lusuh di pojok ruangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu ini aku datang&lt;br /&gt;Mulut terkunci, tak bisa bilang&lt;br /&gt;Semua kata kini hilang&lt;br /&gt;Hanya resah yang mengekang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    Aku minta tanganmu&lt;br /&gt;                    Kuberikan semua untukmu&lt;br /&gt;                    Kuberpaling, kemudian berlalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan!&lt;br /&gt;Susah untukku bilang aku sayang padamu,&lt;br /&gt;Bahwa aku ingin kamu tahu itu&lt;br /&gt;Apapun bakal jawaban kamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Backshow&lt;br /&gt;Surabaya, 9 Maret 2005&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-2442550277683125861?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/2442550277683125861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=2442550277683125861&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/2442550277683125861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/2442550277683125861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2007/10/yang-tak-terbilang.html' title='Yang Tak Terbilang'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-9003471566955376480</id><published>2007-10-10T10:20:00.000+07:00</published><updated>2007-10-10T10:22:37.191+07:00</updated><title type='text'>Oh…Shit, Bidadariku</title><content type='html'>Bidadariku, engkaulah cahaya dalam gelapku&lt;br /&gt;Engkaulah aliran darah dalam nadi yang menghangatkanku&lt;br /&gt;Yang menjaga tiap hembus nafasku&lt;br /&gt;Menjaga nyawa tetap berdiam dalam raganya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    Bidadariku, perlahan kurasakan engkau menjauh&lt;br /&gt;                    Bergerak teratur meninggalkanku&lt;br /&gt;                    Tidak lagi kurasakan salam manismu&lt;br /&gt;                    Hari-hariku, tk lagi berhiaskna tawa surgamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah merasakan kekecewaan olehku?&lt;br /&gt;Apakah merasakan pedih karena ulahku?&lt;br /&gt;Semua kini terasa sirna, hampa&lt;br /&gt;Yang ku lihat kini hanyalah akhir, meski belum lagi berawal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    Tidak sadarkah kau?&lt;br /&gt;                    Engkaulah yang menyentuh raga, hati, dan jiwaku&lt;br /&gt;                    Engkaulah yang memberikan harapan untukku&lt;br /&gt;                    Dan sebuta cinta yang menyelimuti fikirku,&lt;br /&gt;                    Hatikupun terbutakan keindahan sinarmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah tersentuh hatimu, seperti kau telah menyentuh hatiku dengan cinta,&lt;br /&gt;Dengan sayang, dengan manis pengharapan&lt;br /&gt;Kumohon, biarkan aku berbagi mimpi denganmu&lt;br /&gt;Jadilah separuh bagian hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    Oh… shit, truly, madly, deeply I love you&lt;br /&gt;                    Oh… shit, I’m addicted to you&lt;br /&gt;                    Oh… shit, I’m falling in love with you&lt;br /&gt;                    Oh… shit, be my girl bidadariku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Backshow&lt;br /&gt;Soerabaia, dualimasatusatukosongenam&lt;br /&gt;19:55&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-9003471566955376480?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/9003471566955376480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=9003471566955376480&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/9003471566955376480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/9003471566955376480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2007/10/ohshit-bidadariku.html' title='Oh…Shit, Bidadariku'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-8313917351042907814</id><published>2007-10-10T10:18:00.001+07:00</published><updated>2007-10-10T10:19:50.963+07:00</updated><title type='text'>Kemaren, Hari Ini, dan Nanti</title><content type='html'>Kemaren, hari ini dan nanti&lt;br /&gt;kan slalu kagumi&lt;br /&gt;karna kau bukan putri&lt;br /&gt;melainkan s'orang bidadari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    Kemaren, hari ini, dan nanti&lt;br /&gt;                    rasa ini akan terus begini&lt;br /&gt;                    tak perlu kau mengerti&lt;br /&gt;                    cukup kusimpan dihati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemaren, hari ini, dan nanti&lt;br /&gt;aku tetap jadi rakyat, kau dewi&lt;br /&gt;antara kita takkan pernah terjadi&lt;br /&gt;biar selalu jadi mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                  Capitan jack sparrow,&lt;br /&gt;                      soerabaia. kosong satu satu kosong kosong tujuh&lt;br /&gt;                                                                                kosong2x:52&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-8313917351042907814?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/8313917351042907814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=8313917351042907814&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8313917351042907814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8313917351042907814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2007/10/kemaren-hari-ini-dan-nanti.html' title='Kemaren, Hari Ini, dan Nanti'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-8817981407512960356</id><published>2007-10-10T10:12:00.000+07:00</published><updated>2007-10-10T10:17:09.962+07:00</updated><title type='text'>Gue Yang Ga Berani Bilang</title><content type='html'>Entah kenapa kurasakan sepi&lt;br /&gt;hari-hariku terasa mati&lt;br /&gt;tak beranjak kusesali&lt;br /&gt;sumpah aku tak bernyali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                       Lama sudah terpendam kekunci&lt;br /&gt;                    tambah lama, tambah benci&lt;br /&gt;                                       aku pada diri sendiri&lt;br /&gt;                                       biarkan memfosil dihati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senyum indahmu, siksaku kini&lt;br /&gt;bukan karena benci&lt;br /&gt;tapi tak segera miliki&lt;br /&gt;mau maju, sial! mana berani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                       Biarkan saja kunikmati&lt;br /&gt;                                       indahmu dari jauh sini&lt;br /&gt;                                       pungguk kini sendiri&lt;br /&gt;                                       temannya hanya sunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapitan Jack&lt;br /&gt;soerbaia, delapan sembilan tujuh&lt;br /&gt;5:10&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-8817981407512960356?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/8817981407512960356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=8817981407512960356&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8817981407512960356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/8817981407512960356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2007/10/gue-yang-ga-berani-bilang.html' title='Gue Yang Ga Berani Bilang'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2065371657063606754.post-671049609395172048</id><published>2007-06-28T14:15:00.000+07:00</published><updated>2007-06-28T14:30:37.143+07:00</updated><title type='text'>Last Word 4 The One I Love</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Last Word 4 The One I Love&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Persimpangan serasa tak berakhir&lt;br /&gt;Berikan lekuk tubuh eloknya, menggoda, mengundang hawa&lt;br /&gt;Menjebakku dalam harum surga dunia yang membuai indahnya&lt;br /&gt;Menjauhku menghindar, berlarian bak semut kebanjiran, tak berhasil&lt;br /&gt;Sesat! untuk apa ku lahir, sudah jatuh tak mau berfikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Anak perawan dihisap, lalu sesal menghinggap&lt;br /&gt;            Sudah telat, maknya tak lagi menganggap, aku biadab&lt;br /&gt;             Diatas gunung merenung, termangu, terpaku&lt;br /&gt;             Ampuni aku Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak maksud, tak niat jahat, kutuk sudah kadung melekat&lt;br /&gt;Aku jahanam, tak kuasa tolak cinta ribuan orang&lt;br /&gt;Ambil semua, buang sepah, pengen tobat, tapi tak kuat,&lt;br /&gt;Terhalang, tak kuasa angkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Cintamu, cinta dia, juga cintanya, kini semua terendam dijiwa&lt;br /&gt;            Tak ada yang lari, pergi, semua tinggal, semua abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan aku&lt;br /&gt;Harusnya sadar takdirku, jadi tak libatkanmu digelapnya langkah&lt;br /&gt;Kini kulepasmu, maka temukan pangeran hai putri jelita&lt;br /&gt;Selalu sayang, setia, tak lekang waktu&lt;br /&gt;Buang derita untukmu pun aku, tak ada perih melanda meski tak satu&lt;br /&gt;Meski ku tak disampingmu, tak perlu sedih untukku,&lt;br /&gt;Karena bahagiaku kan abadi melekat bersama kebahagiaanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jack Sparrow&lt;br /&gt;Soerabaia&lt;br /&gt;Kosongempatkosongenamkosongtujuh&lt;br /&gt;dijamkosongtujuhkosonglapanmalam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2065371657063606754-671049609395172048?l=kojes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kojes.blogspot.com/feeds/671049609395172048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2065371657063606754&amp;postID=671049609395172048&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/671049609395172048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2065371657063606754/posts/default/671049609395172048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kojes.blogspot.com/2007/06/last-word-4-one-i-love.html' title='Last Word 4 The One I Love'/><author><name>Backshow Soekojes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07048192293563997372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_xE6O2rqnTwg/SGOa3Iy0ODI/AAAAAAAAAAg/kRZt8srZTaM/S220/Tri+Mas+Kenter.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
