Belum sempat kepakkan, tlah kau patahkan.
Tersungkur di belumbang, lusuh tanpa harapan
Hidup ditengah bimbang, manis pahit kau berikan
Tak salahkan, hanya sayangkan
Kenapa lakukan? Mungkin aku yang salah paham
Ah...biarlah, takkan lagi kuanggap beban
Harusnya ku tahu, kau terlalu indah untuk jadi kenyataan
Dua empat kosong lima kosong tujuh
Surabaia
08:15
0 komentar:
Poskan Komentar