Entah kenapa kurasakan sepi
hari-hariku terasa mati
tak beranjak kusesali
sumpah aku tak bernyali
Lama sudah terpendam kekunci
tambah lama, tambah benci
aku pada diri sendiri
biarkan memfosil dihati
senyum indahmu, siksaku kini
bukan karena benci
tapi tak segera miliki
mau maju, sial! mana berani
Biarkan saja kunikmati
indahmu dari jauh sini
pungguk kini sendiri
temannya hanya sunyi
Kapitan Jack
soerbaia, delapan sembilan tujuh
5:10
Rabu, 10 Oktober 2007
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar